Ratusan Umat Ikuti Salib Jumad Agung di Jalan Durian Ende
- 03 Apr 2026 09:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Ratusan umat Katolik mengikuti prosesi Jalan Salib Jumat Agung di kawasan Jalan Durian, Ende, sejak pagi hari, Jumad, 3 April 2026. Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan oleh Lingkungan 10 Paroki Mautapaga dengan melibatkan partisipasi aktif umat dari berbagai kelompok usia.
Prosesi Jalan Salib tersebut dimulai pada pukul 08.00 WITA dengan titik awal keberangkatan dari Lorong Alsiora di Jalan Durian. Umat berjalan secara beriringan mengikuti jalur yang telah ditentukan hingga mencapai perhentian terakhir di Jalan Anggrek.
Sepanjang perjalanan, umat mengikuti setiap perhentian Jalan Salib dengan penuh kekhusyukan sambil mendengarkan renungan yang dibacakan petugas. Doa dan nyanyian rohani turut mengiringi langkah umat, menciptakan suasana hening dan reflektif di sepanjang rute prosesi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang sengsara Yesus Kristus sekaligus memperdalam iman umat dalam perayaan Jumat Agung tahun ini. Prosesi Jalan Salib juga menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Pekan Suci umat Katolik di wilayah tersebut.
Pelaksanaan kegiatan sepenuhnya dipercayakan kepada Orang Muda Katolik atau OMK Lingkungan 10 Paroki Mautapaga sebagai panitia utama. Mereka bertanggung jawab mengatur jalannya prosesi, termasuk membawakan narasi setiap perhentian dan mengoordinasikan peserta selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan OMK dalam prosesi ini menunjukkan peran aktif generasi muda dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan gereja setempat. Hal tersebut sekaligus menjadi wadah pembinaan iman serta penguatan rasa kebersamaan di antara umat Lingkungan 10 Paroki Mautapaga.
Untuk mendukung kelancaran prosesi, panitia turut melibatkan remaja Masjid An-Nur yang berada di sekitar Jalan Durian, Ende. Mereka membantu mengatur arus lalu lintas dan menjaga keamanan selama prosesi berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Kolaborasi antara umat Katolik dan remaja masjid tersebut mencerminkan semangat toleransi serta kerukunan antarumat beragama di wilayah Ende. Kehadiran mereka memberikan rasa aman sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Hingga prosesi mencapai perhentian terakhir, kegiatan berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti yang mengganggu jalannya ibadah umat. Panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan sebagai tradisi tahunan yang mempererat persaudaraan dan memperdalam iman umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....