Sinergi Lintas Sektor “Sunset Talk” RRI Dorong Promosi Labuan Bajo ke Kancah Global
- 30 Mar 2026 14:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat posisi Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai destinasi wisata kelas dunia terus digencarkan. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Sunset Talk bertajuk “Dari Labuan Bajo untuk Dunia” yang diselenggarakan oleh RRI Labuan Bajo bersama Mawatu, Minggu 29 Maret 2026, dengan menghadirkan para pemangku kepentingan dari tingkat provinsi hingga komunitas lokal.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan apresiasi terhadap inisiatif RRI yang dinilai mampu menyatukan berbagai elemen dalam satu forum diskusi yang santai namun berbobot.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempertegas posisi Labuan Bajo sebagai gerbang pariwisata dunia yang siap menyambut wisatawan dengan segala kekayaan budaya dan alamnya,” ujarnya kepada RRI, Minggu 29 Maret 2026.
Dari sisi pemerintah daerah, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata telah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu kurang lebih 11 persen. Hal ini inline dengan peningkatan jumlah penerbangan serta pendapatan pajak hotel dan restoran di Manggarai Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy MT Marpaung menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan guna mempertahankan kepercayaan wisatawan yang terus meningkat.
“Kunjungan wisatawan tahun 2025 sudah mencapai 500 ribu. Tantangan kita adalah bagaimana mendorong mereka kembali lagi, membawa keluarga dan teman, sehingga tidak hanya datang sekali saja,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pelaku ekonomi kreatif dan komunitas lokal. Pemilik Chomabee UMKM Kreatif, Rino, menilai forum tersebut sebagai bentuk keberpihakan media terhadap pelaku usaha lokal.
“Apresiasi luar biasa untuk RRI dan Mawatu. Lewat diskusi ini, kami pelaku UMKM merasa dilibatkan langsung dalam ekosistem pariwisata dan berharap produk lokal semakin dikenal dunia,” ungkap Rino.
Hal senada disampaikan influencer NTT, Suci Maria, yang menilai sinergi informasi menjadi kunci dalam mempromosikan potensi daerah.
“Senang sekali ada wadah yang menyatukan visi kita semua. Ini memotivasi kami untuk terus memproduksi konten positif agar sisi unik Labuan Bajo semakin viral di kancah internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Stand Up Indo Labuan Bajo, Koko Ama , juga turut mengapresiasi konsep acara yang dinilai inklusif dan merangkul generasi muda.
“Acaranya seru banget dan sangat terbuka. Ternyata komunitas kreatif punya peran besar untuk menyuarakan potensi daerah lewat cara-cara yang segar dan menyenangkan,” katanya.
Melalui sinergi lintas sektor yang terbangun dalam forum ini, diharapkan promosi Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan Indonesia semakin kuat dan mampu menjangkau perhatian dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....