Massa Desak Polisi Usut Kematian Siswi Rubit Sikka
- 29 Mar 2026 14:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Ratusan massa yang tergabung dalam PMKRI Cabang Maumere, keluarga korban, dan Forum 10 Suku Romanduru kembali menggelar aksi demonstrasi jilid III pada Jumat, 27 Maret 2026. Aksi ini dilakukan untuk mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kematian Noni (14), siswi SMP asal Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
Aksi dimulai dari Lapangan Kota Baru Maumere sejak pukul 10.00 WITA dengan diikuti berbagai elemen masyarakat. Massa kemudian melakukan long march menuju Gedung DPRD Kabupaten Sikka sebelum berakhir di Mapolres Sikka.
Sepanjang aksi, massa membawa spanduk berisi tuntutan tegas, salah satunya bertuliskan “Usut Tuntas Kasus di Rubit”. Tulisan tersebut menjadi simbol kekecewaan publik terhadap penanganan perkara yang dinilai berjalan lambat.
Demonstrasi ini tidak hanya menjadi bentuk solidaritas terhadap korban dan keluarga. Aksi tersebut juga mencerminkan meningkatnya tekanan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum.
Dalam orasi di depan Mapolres Sikka, massa menyoroti dugaan ketidaktegasan dan ketidakprofesionalan aparat sejak awal penyelidikan. Mereka menilai proses sejak laporan hilangnya korban hingga perkembangan kasus saat ini tidak berjalan transparan.
Salah satu orator menyebut adanya kejanggalan yang belum dijelaskan kepada publik. Ia menegaskan bahwa proses penanganan kasus tidak menunjukkan langkah yang proaktif dan progresif.
PMKRI bersama keluarga korban menilai kematian Noni bukan peristiwa biasa. Mereka menduga adanya unsur tindak pidana serius yang harus diusut secara menyeluruh.
Massa juga mendesak aparat kepolisian menerapkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP untuk menjerat pelaku secara maksimal. Selain itu, mereka meminta penelusuran terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain yang belum tersentuh hukum.
Aksi yang terus berulang hingga jilid III ini menunjukkan belum pulihnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....