Krisis Dokter di Puskesmas Ende Harus Segera Diatasi
- 27 Mar 2026 16:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi PDIP, Vinsen Sangu, menyoroti masih adanya puskesmas di wilayah kabupaten Ende belum memiliki tenaga dokter. Kondisi ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir tanpa penanganan serius.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna LKPJ Bupati Ende Tahun Anggaran 2025 yang digelar di kantor DPRD Ende, Jumat 27 Maret 2026 siang. Vinsen menilai persoalan ini bukan hal baru dan telah berulang kali menjadi perhatian
Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menempatkan dokter di puskesmas yang masih kosong. Menurutnya, kehadiran tenaga medis sangat mendesak terutama di wilayah dengan akses terbatas.
Beberapa daerah seperti Lio Timur, Kota Baru, dan Maukaro disebut sebagai wilayah yang paling terdampak. Lokasi yang jauh dari pusat kota membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
“Kami minta segera menempatkan dokter di puskesmas yang hingga saat ini tidak ada dokter,” ujarya dengan tegas. Ia menambahkan, mekanisme teknis sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah, namun hasil akhirnya harus menjamin keberadaan dokter.
Vinsen menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi negara. Karena itu, pemerintah tidak boleh menganggap persoalan ini sebagai hal sepele.
Ia juga mengingatkan bahwa saat ini tengah terjadi peralihan musim yang rawan memicu penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi tersebut semakin memperkuat urgensi kehadiran dokter di setiap puskesmas.
Selain itu, Vinsen mendorong optimalisasi pelayanan di Rumah Sakit Pratama Tanali. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi penopang layanan kesehatan bagi masyarakat wilayah utara Ende.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda memastikan pemerintah akan segera mengambil langkah penyelesaian. Ia menegaskan bahwa keberadaan dokter di puskesmas menjadi prioritas utama.
“Pemerintah segera siapkan minimal satu dokter Umum dan Dokter Gigi di setiap puskesmas,” ujarnya. Ia juga meminta Dinas Kesehatan menyiapkan kebutuhan anggaran untuk mendukung kebijakan tersebut.
Bupati Yosef menambahkan bahwa proses pemenuhan tenaga dokter sedang berjalan. Ia juga menekankan kebijakan baru agar dokter tidak merangkap jabatan sebagai kepala puskesmas
Menurutnya, dokter harus fokus pada pelayanan medis dan tidak dibebani tugas administratif. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Video
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....