Usai Idul Fitri, Manggarai Barat Bersiap Sambut Paskah dan Program Jumat Hening

  • 24 Mar 2026 09:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Setelah perayaan Idul Fitri 2026 berlangsung aman dan penuh khidmat, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mengalihkan fokus pada persiapan perayaan Hari Raya Paskah yang akan segera tiba, sekaligus memastikan suasana tetap kondusif dan harmonis di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang telah terbangun dengan baik selama momentum Idul Fitri.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat, baik pemerintah, TNI/Polri, maupun masyarakat umum untuk terus mempertahankan semangat gotong royong dan toleransi dalam menyambut Paskah. Dengan kebersamaan, kita pastikan perayaan berlangsung aman dan harmonis,” ujar Yulianus, dalam keterangannya, Selasa 24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama momen keagamaan, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga akan kembali melaksanakan program Jumat Hening (Silentium Magnum) pada Jumat, 3 April 2026. Pelaksanaan program ini bertepatan dengan peringatan Jumat Agung bagi umat Kristiani serta pelaksanaan Shalat Jumat bagi umat Muslim.

Dalam pelaksanaannya, akan diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat guna menciptakan suasana yang tenang dan kondusif bagi umat yang menjalankan ibadah.

“Program Jumat Hening ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial serta memberikan ruang bagi umat beragama untuk beribadah dengan khusyuk. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskannya,” katanya.

Keberhasilan perayaan Idul Fitri sebelumnya menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial menjelang Paskah. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat pun menegaskan komitmennya guna terus merawat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan dalam setiap momentum keagamaan, sehingga daerah ini tetap menjadi ruang hidup yang harmonis bagi seluruh masyarakat lintas iman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....