Makna Lailatul Qadar Malam Seribu Bulan Jadi Momentum Perbaikan Diri
- 19 Mar 2026 09:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam diingatkan untuk memaknai Lailatul Qadar sebagai momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah.
Melalui program siaran Ramadan Pro 2 FM, RRI menghadirkan edukasi tentang makna dan keistimewaan malam tersebut bersama ustazah Ivon Erawati Emba, S.Sy, Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam dialog tersebut, dijelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
“Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan di mana Allah menetapkan berbagai urusan penting kehidupan manusia,” ujar Ivon.
Ia menambahkan, malam tersebut juga menjadi momentum turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, khususnya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Namun demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus mencari tanda-tanda Lailatul Qadar, melainkan lebih menekankan kesungguhan dalam beribadah.
Menurutnya, konsistensi dalam ibadah jauh lebih penting dibandingkan sekadar menunggu kepastian waktu datangnya malam tersebut.
Siaran ini mendapat respons positif dari pendengar yang merasa terbantu dalam memahami makna Lailatul Qadar secara lebih mendalam.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai ruang refleksi diri sekaligus memperbaiki kualitas kehidupan spiritual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....