Pemkab Mabar Gelar Jumat Hening 3 April 2026, Dorong Kesadaran Lingkungan

  • 18 Mar 2026 19:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar program Jumat Hening (Silentium Magnum) pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Jumat Agung bagi umat Kristiani serta pelaksanaan Shalat Jumat bagi umat Muslim.

Rencana pelaksanaan program tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, di Ruang Rapat Satgas MBG, Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa 17 Maret 2026. Rapat turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo, pimpinan lembaga peradilan, tokoh agama, serta pimpinan perangkat daerah.

Bupati Edistasius Endi menegaskan bahwa program Jumat Hening merupakan kelanjutan dari kesepakatan tahun sebelumnya yang bertujuan mengurangi polusi sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini bukan hal baru, tetapi kelanjutan dari kesepakatan tahun lalu. Kita mulai dari hal kecil untuk masa depan yang lebih baik, untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Program Jumat Hening akan berlangsung selama satu hari penuh dengan pembatasan aktivitas kendaraan pada dua sesi, yakni pukul 06.00 hingga 11.00 WITA dan dilanjutkan pukul 14.00 hingga 18.00 WITA. Selama periode tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor, mengurangi aktivitas yang menimbulkan kebisingan, serta mengutamakan berjalan kaki guna menciptakan suasana yang lebih tenang.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan ibadah. Waktu istirahat pada pukul 12.00 hingga 14.00 WITA disesuaikan untuk pelaksanaan Shalat Jumat. Sementara itu, untuk umat Kristiani, terdapat pertimbangan khusus bagi ibadah yang berlangsung pada pukul 15.00 dan 17.00 di gereja dengan sebaran jemaat yang luas.

Bupati Edistasius menambahkan, semangat utama program ini adalah mengurangi penggunaan kendaraan, termasuk dengan mendorong masyarakat berjalan kaki menuju tempat ibadah. Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang diskusi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat tanpa mengurangi esensi program.

Program Jumat Hening merupakan hasil kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, unsur Forkopimda, TNI, Polri, Kejaksaan, lembaga peradilan, tokoh agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Seluruh peserta rapat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini sebagai bentuk komitmen kolektif dalam menjaga lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif mendukung program Jumat Hening sebagai wujud tanggung jawab bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Program ini diharapkan mampu memberikan waktu bagi alam untuk “beristirahat” dari aktivitas kendaraan, menciptakan suasana yang lebih tertib dan tenang, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....