Prakiraan Cuaca NTT saat Mudik Didominasi Hujan Lebat
- 17 Mar 2026 10:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – BMKG memperbarui prakiraan cuaca awal mudik Lebaran 2026. Meski kondisi atmosfer secara umum masih kondusif, potensi hujan disertai petir, angin kencang, hingga gelombang tinggi tetap perlu diwaspadai di seluruh Indonesia.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun siaga menghadapi perubahan cuaca selama arus mudik. Ia menegaskan pentingnya mengakses informasi resmi BMKG guna menghindari kabar yang belum terverifikasi.
Menurut Faisal, pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi kunci keselamatan perjalanan, terutama bagi pemudik yang melintasi jalur laut dan udara di wilayah kepulauan seperti NTT. Ia meminta masyarakat menyesuaikan rencana perjalanan dengan pembaruan prakiraan cuaca.
Plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, menjelaskan aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif di wilayah selatan dan timur Indonesia turut memengaruhi kondisi cuaca di NTT. Aktivitas ini diperkuat gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin pada periode 13 hingga 20 Maret 2026.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan, didukung kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang labil. Dampaknya, hujan dengan intensitas bervariasi masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah NTT dalam beberapa hari ke depan.
Wilayah pesisir di Nusa Tenggara Timur juga berpotensi mengalami banjir rob secara bergantian pada periode 14 hingga 19 Maret 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan genangan.
Di sektor penerbangan, potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus di wilayah timur Indonesia, termasuk sekitar jalur menuju NTT, juga perlu diperhatikan. Awan ini dapat memicu hujan lebat dan turbulensi yang berdampak pada penerbangan.
Plh Direktur Meteorologi Publik, Ida Pramuwardani, mengimbau masyarakat NTT untuk rutin memantau informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau situs resmi BMKG. Ia juga menyarankan pemudik menyiapkan perlengkapan darurat, berhati-hati saat berkendara di tengah hujan, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
BMKG menegaskan, kewaspadaan dan kesiapan masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan selama periode mudik, khususnya di wilayah kepulauan seperti NTT yang rentan terhadap dinamika cuaca.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....