Wabup Lembata Soroti Keterbatasan Anggaran Daerah
- 14 Mar 2026 01:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir menyoroti keterbatasan anggaran yang saat ini dihadapi Pemerintah Kabupaten Lembata. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Buyasuri dan Omesuri, Kamis, 12 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini mengalami tekanan setelah adanya pemotongan anggaran sekitar Rp150 miliar. Situasi tersebut berdampak pada sejumlah program pembangunan yang belum dapat berjalan secara maksimal.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memperjuangkan berbagai program pembangunan. Beberapa program yang diprioritaskan antara lain pembangunan sumur bor, peningkatan infrastruktur jalan, dan pengembangan Balai Latihan Kerja.
Pemerintah daerah juga berupaya memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat. Selain itu, relaksasi pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional juga menjadi salah satu langkah yang diupayakan.
“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi semua pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat dan berbagai lembaga,” ujarnya.
Wakil Bupati menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembangunan daerah.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan rasa syukur. Selain itu, bulan suci diharapkan menjadi ruang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, pembangunan di Kabupaten Lembata diharapkan tetap dapat berjalan. Dukungan semua pihak dinilai menjadi kunci menghadapi berbagai keterbatasan yang ada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....