Program OSOP Dorong Sekolah Kembangkan Produk Unggulan Lokal
- 14 Mar 2026 08:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang - Program One School One Product (OSOP) menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendorong kemandirian ekonomi berbasis pendidikan. Program ini mengajak setiap sekolah menghasilkan satu produk unggulan yang berasal dari potensi lokal.
Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) NTT, Polikarpus Do, di Florata pagi Pro 1 RRI Ende, Sabtu, 14 Maret 2026, mengatakan OSOP merupakan bagian dari gerakan penguatan ekonomi daerah yang juga mencakup program One Village One Product (OVOP) dan One Community One Product (OCOP). Ketiga program tersebut terintegrasi dalam pengembangan pusat pemasaran produk lokal melalui NTT Mart.
Menurutnya, produk yang dihasilkan melalui program tersebut berbasis pada potensi ekonomi dan kearifan lokal di masing-masing daerah. Pemerintah daerah mendorong masyarakat, komunitas, dan sekolah untuk mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus identitas budaya daerah.
Dalam konteks pendidikan, OSOP diterapkan di sekolah-sekolah khususnya pada jenjang SMA, SMK, dan SLB. Setiap satuan pendidikan didorong untuk mengembangkan produk unggulan yang dihasilkan dari kegiatan pembelajaran siswa.
FTBM NTT juga memberikan pendampingan kepada sekolah melalui penguatan narasi, visual, dan strategi branding produk. Pendampingan ini bertujuan agar produk yang dihasilkan siswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai jual di pasar.
Polikarpus menilai banyak sekolah sebenarnya telah menghasilkan berbagai produk melalui kegiatan praktik pembelajaran. Namun, penguatan pada aspek narasi dan pemasaran diperlukan agar produk tersebut dapat dikenal luas dan memberi nilai ekonomi bagi sekolah maupun siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....