Diversifikasi Pangan Lokal Strategi Tekan Inflasi Kabupaten Ende

  • 13 Mar 2026 10:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Diversifikasi pangan lokal menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Ende untuk menekan inflasi sekaligus menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Pemanfaatan pangan lokal seperti jagung dan umbi-umbian dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap beras.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, H. Gadir Dean, SP, dalam dialog bersama RRI Ende pada Selasa, 11 Maret 2026. Ia menilai masyarakat perlu mulai memanfaatkan berbagai sumber pangan lokal yang tersedia melimpah di daerah.

“Jika harga beras naik, masyarakat bisa mengonsumsi pangan lokal seperti jagung, ubi kayu, dan umbi-umbian lainnya yang juga bergizi dan mudah ditemukan,” ujar Gadir.

Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang terlalu bergantung pada satu jenis bahan pangan dapat memicu lonjakan harga ketika pasokan terbatas. Karena itu, pemerintah mendorong pola konsumsi yang lebih beragam agar stabilitas pangan tetap terjaga.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya mengedukasi masyarakat untuk menjadi konsumen yang bijak. Salah satu caranya dengan membeli bahan pangan sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan saat harga naik.

Pemerintah juga berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan untuk mengampanyekan konsumsi pangan lokal di masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan potensi pangan daerah sekaligus mendukung petani lokal.

Melalui upaya diversifikasi pangan tersebut, pemerintah berharap stabilitas harga pangan di Kabupaten Ende dapat terjaga. Selain itu, masyarakat juga diharapkan semakin mengenal dan memanfaatkan kekayaan pangan lokal yang ada di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....