Diskominfo Dorong Digitalisasi Kantor, Kecamatan Ende Tengah Pelopor

  • 10 Mar 2026 10:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ende, Maria Yasinta Wonga Sare, mendorong percepatan digitalisasi administrasi pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah awal sudah dimulai oleh Kecamatan Ende Tengah yang menjadi pelopor penggunaan aplikasi Srikandi untuk pengelolaan persuratan secara digital.

Maria Yasinta Wonga Sare menyampaikan, Dinas Kominfo terbuka untuk mendampingi camat maupun lurah yang ingin memulai digitalisasi administrasi pemerintahan. Dukungan tersebut dapat dimulai dari langkah sederhana seperti penggunaan email kedinasan dan sertifikat elektronik.

Menurutnya, proses digitalisasi tidak harus langsung menggunakan sistem yang kompleks. Tahapan awal dapat dilakukan secara bertahap sebelum akhirnya menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau Srikandi.

Ia menjelaskan, Kecamatan Ende Tengah menjadi kecamatan pertama di Kabupaten Ende yang telah menggunakan aplikasi tersebut. Melalui sistem itu, proses administrasi persuratan tidak lagi menggunakan kertas sehingga dinilai lebih efisien dan hemat biaya operasional.

Dengan penerapan aplikasi Srikandi, seluruh proses administrasi dilakukan secara digital, termasuk proses penandatanganan dokumen. Hal ini memungkinkan pejabat terkait menandatangani dokumen secara elektronik meskipun tidak berada di kantor.

“Misalnya jika camat sedang berada di rumah atau di luar kantor, dokumen tetap bisa ditandatangani secara digital,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini di tingkat organisasi perangkat daerah, baru Dinas Kominfo Kabupaten Ende yang telah menerapkan penggunaan aplikasi tersebut secara penuh. Meski demikian, pihaknya terus mendorong perangkat daerah lainnya untuk mulai memanfaatkan sistem digital yang sudah tersedia.

Menurutnya, fasilitas seperti email kedinasan dan tanda tangan elektronik sebenarnya telah disiapkan bagi seluruh perangkat daerah. Namun hingga kini sebagian instansi masih belum memanfaatkannya secara maksimal.

Maria Yasinta berharap momentum penerapan digitalisasi di Kecamatan Ende Tengah dapat menjadi pemicu bagi instansi lainnya. Ia optimistis upaya bersama tersebut dapat membawa Kabupaten Ende menuju pemerintahan berbasis digital.

“Cita-cita kami, suatu saat Kabupaten Ende benar-benar menjadi kabupaten digital yang sejalan dengan visi Ende Baru menuju Ende Smart City,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....