Dandim Flotim Turun Langsung Redam Konflik Warga Adonara
- 07 Mar 2026 18:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flotim – Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf. Erly Merlian turun langsung ke Pulau Adonara untuk meredam konflik antarwarga yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat 6 maret 2026. Kehadiran personel TNI dilakukan untuk menenangkan situasi setelah bentrok antarwarga menyebabkan sejumlah rumah terbakar.
Keributan terjadi antara warga Lewonara, Desa Narasosina dengan warga Dusun Bele, Desa Waiburak. Bentrok tersebut memicu kepanikan warga karena api melahap beberapa rumah milik masyarakat.
Dandim 1624/Flotim Letkol Inf. Erly Merlian memimpin langsung personel TNI menuju lokasi kejadian untuk mengendalikan situasi. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah konflik meluas dan menghindari kemungkinan jatuhnya korban jiwa.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, konflik bermula dari sengketa tanah ulayat di wilayah perbatasan kedua kampung. Ketegangan muncul saat beberapa warga dari Lewonara datang membersihkan lahan sekaligus mengambil pisang di area yang dipersengketakan.
Lokasi yang berada dekat dengan Dusun Bele memicu reaksi warga setempat. Perselisihan yang awalnya berupa adu mulut kemudian berkembang menjadi keributan antarwarga.
Kehadiran TNI di lokasi merupakan bagian dari dukungan kepada Polri dalam penanganan konflik sosial. Peran tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.
Selain aparat TNI dan Polri, penanganan konflik juga melibatkan Camat Adonara Timur serta sejumlah tokoh masyarakat. Mereka berupaya menenangkan warga sekaligus mencari solusi terbaik bagi kedua pihak.
Dandim Letkol Inf. Erly Merlian mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak terpancing emosi. Ia menegaskan setiap persoalan dapat diselesaikan melalui jalur hukum dan dialog.
“Semua persoalan pasti ada solusinya. Jangan sampai kita main hakim sendiri. Kita hidup di negara hukum, sehingga percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Aparat keamanan saat ini masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kondisi tetap kondusif. Upaya mediasi antara kedua kelompok masyarakat juga terus dilakukan agar konflik tidak kembali terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....