Harga Kebutuhan Naik, Inflasi NTT Capai 0,45 Persen

  • 07 Mar 2026 00:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Februari 2026 sebesar 0,45 persen. Angka tersebut menunjukkan kenaikan harga barang dan jasa dibandingkan Januari 2026.

Statistisi Ahli Madya BPS NTT, Putu Dita Pikupana, menjelaskan inflasi dihitung berdasarkan pemantauan harga sekitar 450 komoditas kebutuhan masyarakat. Pemantauan dilakukan secara rutin di berbagai pasar dan pusat perdagangan.

Menurutnya, inflasi bulanan 0,45 persen menunjukkan harga barang dan jasa pada Februari mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

“Secara sederhana inflasi ini menunjukkan harga barang secara umum meningkat dibandingkan bulan sebelumnya,” ujarnya kepada RRI, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan komoditas yang dipantau mencakup kebutuhan pangan, transportasi, perumahan, hingga berbagai jasa yang memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Data inflasi tersebut menjadi indikator penting untuk melihat perkembangan ekonomi daerah serta pergerakan harga kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga memanfaatkan data inflasi sebagai bahan evaluasi dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga dan menjaga stabilitas ekonomi.

BPS NTT secara rutin melakukan survei harga di sejumlah kabupaten dan kota untuk memastikan data inflasi yang diperoleh akurat.

“Informasi inflasi ini penting sebagai gambaran perubahan harga barang dan jasa yang dirasakan masyarakat,” kata Putu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....