Polisi dan Tokoh Agama Bersinergi Cegah Balap Lari Liar saat Ramadan di Ende
- 05 Mar 2026 14:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Aparat kepolisian di Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, mengambil langkah preventif mencegah balap lari liar selama Ramadan. Upaya ini dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan merangkul tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat agar bersama menjaga ketertiban lingkungan.
Langkah tersebut diprakarsai Bhabinkamtibmas Kelurahan Rukun Lima Aipda Zaiid Ebbas yang menyambangi tokoh masyarakat di Masjid Daarul Djamaal. Pertemuan berlangsung pada Kamis 5 Maret 2026 siang sekitar pukul 13.00 Wita di Lingkungan Ambuzima, saat aktivitas warga berjalan relatif normal.
Dalam pertemuan tersebut, polisi mengajak tokoh agama berdialog mengenai fenomena balap lari liar yang muncul pada malam hari. Aktivitas itu kerap memanfaatkan badan jalan umum sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan para pemuda.
Aipda Zaiid Ebbas mengatakan balap lari liar bukan sekadar aktivitas olahraga biasa yang dilakukan para remaja. Kegiatan tersebut sering berlangsung tanpa izin serta disertai taruhan uang yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadan.
“Balap lari liar ini menggunakan badan jalan umum dan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pemuda sendiri,” kata Zaiid. Ia menambahkan, praktik taruhan uang yang kerap menyertai kegiatan itu juga mencederai kesucian bulan Ramadan.
Menurut Zaiid, pendekatan persuasif dipilih agar upaya pencegahan lebih efektif dan diterima baik oleh masyarakat. Tokoh agama dinilai memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi kepada generasi muda di lingkungan sekitar.
Ia berharap para tokoh agama dapat membantu mengarahkan para pemuda agar mengisi waktu Ramadan dengan kegiatan positif. Kegiatan keagamaan maupun aktivitas sosial dianggap lebih bermanfaat bagi pembinaan karakter generasi muda di lingkungan tersebut.
Dialog yang berlangsung di Masjid Daarul Djamaal berjalan hangat dengan berbagai masukan dari tokoh masyarakat setempat. Mereka menyampaikan keprihatinan terhadap fenomena balap lari liar yang mulai meresahkan warga pada malam hari.
Para tokoh agama di lingkungan tersebut menyatakan komitmen untuk membantu kepolisian memberikan teguran serta edukasi kepada remaja. Mereka juga siap mengingatkan generasi muda agar tidak terjebak euforia kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Menurut para tokoh agama, Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbanyak ibadah serta memperkuat nilai kebersamaan di masyarakat. Karena itu mereka mendukung langkah kepolisian mengajak pemuda melakukan kegiatan lebih positif selama bulan suci.
Sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat dinilai menjadi kunci menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menekan potensi gangguan ketertiban selama Ramadan di wilayah Ende Selatan.
Melalui pendekatan dialogis ini, aparat kepolisian berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban semakin meningkat. Upaya bersama tersebut diharapkan mampu mencegah balap lari liar di Kelurahan Rukun Lima selama Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....