Bibit Siklon 93S dan 92B Pengaruhi Cuaca NTT
- 04 Mar 2026 20:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bibit Siklon Tropis 93S dan 92B di utara Australia berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan. Kedua sistem tekanan rendah tersebut meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan sedang hingga lebat serta peningkatan kecepatan angin.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan Prakirawan BMKG Sikka, Liza Febrizky, dalam siaran informasi cuaca pada Rabu, 4 Maret 2026, kedua bibit siklon tersebut masih berpeluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan. Meski demikian, dampak tidak langsungnya mulai dirasakan di sejumlah wilayah NTT.
Liza menegaskan, “Dalam periode 24 jam ke depan, peluang kedua bibit siklon ini menjadi siklon tropis tergolong rendah.” Ia menambahkan, “Namun dampaknya dapat berupa peningkatan intensitas hujan dan kecepatan angin di wilayah NTT.”
Untuk wilayah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Nagekeo, pada pagi hingga siang hari diprakirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang. Khusus di Kabupaten Ende, hujan pada siang hari berpotensi disertai petir.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di ketiga wilayah tersebut umumnya diprakirakan hujan ringan. Sementara itu, angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 10 hingga 20 kilometer per jam dan suhu udara antara 23 hingga 32 derajat Celsius.
BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang laut di Perairan Utara Flores dan Perairan Selatan Flores berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.
Informasi prakiraan cuaca ini berlaku pada Kamis, 5 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta memastikan informasi cuaca diperoleh dari sumber resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....