Deputi Kemenpar Kunjungi Labuan Bajo, Perkuat Sinergi Pengembangan Wisata Darat
- 04 Mar 2026 12:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Hariyanto, melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 3 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinkronisasi pengembangan destinasi dan tata kelola pariwisata antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Hariyanto melakukan audiensi dengan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Gias. Pertemuan turut dihadiri Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo, serta Plt. Dirut Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy Marpaung.
Pertemuan membahas penguatan keselamatan pengunjung, keberlanjutan ekosistem, serta percepatan pengembangan wisata darat guna mengurangi tekanan aktivitas di kawasan perairan.
Hariyanto menegaskan, percepatan wisata darat menjadi langkah mendesak untuk memperluas atraksi dan memperpanjang lama tinggal wisatawan.
“Akselerasi wisata darat melalui diversifikasi produk menjadi urgensi, terutama untuk mengurangi tekanan di kawasan perairan sekaligus memperpanjang durasi tinggal wisatawan. Optimalisasi kawasan seperti Parapuar, peningkatan kapasitas SDM, dan infrastruktur penunjang akan memperkaya pengalaman wisatawan,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima, Rabu 4 Maret 2026.
Mewakili pemerintah daerah, Agustinus Gias menyatakan komitmen Pemkab Manggarai Barat dalam memperkuat sektor pariwisata.
“Sektor pariwisata adalah unggulan daerah yang mampu mendongkrak pendapatan. Sinergi dengan pemerintah pusat dan BPOLBF harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Fadjar Hutomo menekankan pentingnya mitigasi krisis pariwisata yang dilakukan secara kolaboratif.
“Pembangunan pariwisata tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga penguatan SDM, sistem mitigasi risiko, standar keselamatan destinasi dan event, serta mekanisme tanggap darurat yang terintegrasi,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Plt. Dirut BPOLBF, Andhy Marpaung menambahkan pihaknya terus mengorkestrasi program lintas sektor, termasuk implementasi travel pattern dan penguatan event darat.
“Kami mendorong implementasi travel pattern, pengembangan desa wisata dan wisata religi, serta event seperti ‘Weekend at Parapuar’ untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan,” ucapnya.
Adapun diharapkan, melalui audiensi ini dapat menjadi langkah strategis guna memastikan pembangunan pariwisata Labuan Bajo Flores berjalan aman, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi dinamika ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....