Bupati Ende Resmikan Pusat Layanan Haji

  • 03 Mar 2026 19:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda bersama Kakanwil Kementerian Agama Propinsi NTT Fransiskus Kariyanto dan Plt.Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Propinsi NTT H.Hasan Manuk meresmikan Kantor Pusat Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu Kementerian Agama Kabupaten Ende, Selasa 3 maret 2026 sore.

Kantor yang berlokasi dijalan Katedral Kota Ende ini dihadirkan untuk mempermudah akses layanan bagi umat Muslim yang akan menunaikan ibadah haji dan umroh. Kehadiran pusat layanan terpadu tersebut diharapkan memangkas proses administrasi yang selama ini dinilai memakan waktu.

Bupati Yosef menegaskan, peresmian gedung ini bukan sekadar berdirinya bangunan fisik semata. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan manusiawi.

Ia menyebut ibadah haji dan umroh sebagai perjalanan spiritual yang sarat makna dan nilai keikhlasan. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan setiap calon jemaah memperoleh pelayanan yang proporsional dan ramah sejak dari daerah.

“Gedung ini harus menjadi pusat informasi, koordinasi, dan pelayanan yang terintegrasi sehingga masyarakat tidak lagi dipersulit proses yang berbelit-belit,” ujar Yosef kepada RRI usai peresmian. Seluruh layanan, lanjutnya, kini dapat diakses dalam satu tempat dengan sistem yang lebih tertib dan aman.

Bupati juga mengajak jajaran Kementerian Agama Kabupaten Ende menjadikan kantor tersebut sebagai rumah pelayanan berintegritas. Ia berharap setiap meja pelayanan menjadi ruang pengabdian yang memberi kemudahan bagi masyarakat.

Selain itu, umat Muslim di Ende diminta memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Persiapan dokumen dan pemahaman manasik haji, kata Yosef, perlu ditingkatkan agar pelaksanaan ibadah berjalan sesuai tuntunan.

Pemerintah Kabupaten Ende, lanjut dia, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan manusia. “Pembangunan sejati bukan hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun jiwa dan nilai spiritual masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....