Gunung Lewotobi Laki-laki kembali mengalami erupsi, Abu Capai 1.000 Meter
- 03 Mar 2026 13:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flotim – Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi, Selasa 3 Maret 2026 pukul 09.42 WITA. Kolom abu teramati mencapai kurang lebih 1.000 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan, tinggi kolom abu terukur sekitar ±2.584 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara serta timur laut.
Secara instrumental, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dan durasi sekitar 50 detik. Aktivitas tersebut menunjukkan adanya tekanan material vulkanik yang masih berlangsung di dalam tubuh gunung. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level II atau Waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat serta pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Selain itu, masyarakat di sekitar gunung diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi warga yang terdampak hujan abu, penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik. Abu vulkanik yang halus dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mata.
Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta PVMBG di Bandung. Informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung dapat diperoleh melalui Pos Pengamatan setempat atau menghubungi PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor 022-7272606.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....