Pemprov NTT Fokus Stabilkan Produksi Beras

  • 03 Mar 2026 12:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memfokuskan strategi menjaga peningkatan produksi beras melalui perencanaan tanam, penguatan irigasi, dan pemanfaatan teknologi pertanian. Pendekatan hulu hingga hilir dinilai penting agar produksi tidak hanya meningkat, tetapi juga stabil setiap tahun.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Umbu Wanda, mengatakan ketersediaan air menjadi faktor krusial bagi keberhasilan pertanian, khususnya di wilayah lahan kering seperti NTT. Ia menyampaikan koordinasi dengan BMKG serta balai sungai terus diperkuat untuk memastikan akurasi informasi musim tanam. Hal itu disampaikan kepada RRI, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, penyediaan benih unggul, pupuk subsidi, serta alat dan mesin pertanian terus diperluas guna menjangkau petani kecil. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi di tingkat usaha tani.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan luas tanam dari sekitar 253 ribu hektare menjadi lebih besar pada tahun mendatang. Target tersebut disiapkan melalui optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta dukungan pembiayaan sektor pertanian daerah.

Selain peningkatan produksi, pemerintah menekankan pentingnya menjaga cadangan beras melalui penguatan sistem serapan oleh Bulog. Cadangan yang memadai diyakini mampu menekan gejolak harga serta menjamin distribusi pangan tetap aman.

Joaz menambahkan kolaborasi pemerintah kabupaten, desa, hingga penyuluh pertanian menjadi bagian penting menjaga keberlanjutan produksi daerah. Ia menilai pendekatan terpadu akan memperkuat sistem pangan sekaligus meningkatkan kepercayaan petani untuk terus berinvestasi dalam usaha pertanian.

Ia optimistis strategi tersebut mampu memastikan kebutuhan beras masyarakat terpenuhi tanpa ketergantungan tinggi pada pasokan luar daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani NTT secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....