Produksi Beras NTT 2025 Naik Signifikan
- 03 Mar 2026 12:37 WIB
- Ende
RRI. CO. ID, Ende - Produksi beras Nusa Tenggara Timur tahun 2025 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan daerah. Peningkatan produksi ini didorong ketersediaan air hujan, dukungan pemerintah, serta kerja petani di berbagai sentra produksi wilayah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Joaz Billy Umbu Wanda menjelaskan produksi padi meningkat tajam di tahun 2025. “Produksi padi meningkat sekitar tiga puluh lima hingga empat puluh persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Joaz Kepada RRI Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menyebut produksi padi tahun 2024 sekitar 707.000 Ton gabah kering giling di wilayah NTT. Sedangkan di tahun 2025 meningkat menjadi 968.000 Ton, hal ini berdampak langsung pada capaian produksi beras daerah ntt.
Dengan meningkatnya produksi gabah kering giling, Produksi beras meningkat dari sekitar 414.000 ton menjadi sekitar 567.000 ton. Kenaikan tersebut membuat stok pangan daerah lebih aman dan serapan beras pemerintah meningkat signifikan tahun ini, kata Joaz.
Menurutnya faktor utama peningkatan produksi berasal dari intensitas hujan tinggi setelah sebelumnya wilayah NTT terdampak fenomena El Nino. Kondisi air yang cukup membuat luas tanam meningkat serta indeks pertanaman bertambah di berbagai wilayah sentra produksi, ucapnya.
Selain hujan, bantuan benih, pupuk subsidi, serta alat mesin pertanian membantu meningkatkan produktivitas petani daerah. Pendampingan penyuluh pertanian lapangan juga mempercepat penerapan teknologi budidaya serta pengelolaan lahan secara lebih optimal.
Pemerintah menargetkan produksi padi NTT terus meningkat pada 2026 melalui perluasan luas tanam serta penguatan jaringan irigasi. Ia berharap keberhasilan produksi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta menurunkan kemiskinan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....