Bunda Literasi Ende Ajak Rumah Jadi Pusat Tumbuhnya Budaya Baca Anak
- 01 Mar 2026 21:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bunda Literasi Kabupaten Ende, Cicih Badeoda, mengajak orang tua dan guru menjadikan rumah sebagai pusat tumbuhnya budaya baca. Ia menilai keluarga adalah ruang pertama yang menentukan masa depan literasi anak.
Ajakan itu disampaikan Cicih dalam sambutannya saat acara pengukuhannya di Kabupaten Ende, Sabtu 28 Februari 2026. Ia menekankan pentingnya peran bersama dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Menurut Cicih, buku bukan sekadar bacaan, melainkan jembatan menuju mimpi besar anak-anak. Ia menyebut, kebiasaan membaca sejak dini akan memperluas wawasan dan membentuk karakter generasi muda Ende.
“Kepada para orang tua, guru, dan pegiat literasi, mari terus menjadikan rumah sebagai pelita literasi. Buku yang kita kenalkan hari ini bisa menjadi jembatan menuju mimpi besar anak-anak kita di masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun taman baca serta menghadirkan ruang-ruang literasi yang ramah anak. Menurutnya, akses terhadap bahan bacaan dan ruang diskusi harus semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
Cicih menegaskan, upaya tersebut bertujuan menjadikan Ende sebagai kabupaten yang ramah literasi. Lingkungan yang mendukung anak gemar membaca, berdiskusi, dan berani bermimpi besar dinilai akan memperkuat daya saing daerah di masa mendatang.
“Kita ingin anak-anak Ende tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mampu menulis kisah sukses mereka sendiri,” katanya.
Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Ende, Cicih memohon dukungan seluruh masyarakat agar gerakan literasi tidak berhenti pada seremoni semata. Ia optimistis, melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah, budaya literasi dapat menjadi fondasi kemajuan daerah.
“Bersama kita bisa, bersama kita kuat. Mari kita wujudkan Ende yang lebih maju melalui budaya literasi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....