Cicih Badeoda Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Ende
- 01 Mar 2026 20:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Cicih Badeoda resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kabupaten Ende, Sabtu 28 Februari 2026. Pengukuhan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Ende dan dihadiri berbagai elemen, mulai dari jajaran pemerintah hingga pegiat literasi.
Tampak hadir Bupati dan Wakil Bupati Ende, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, ketua organisasi wanita, para guru, dan komunitas literasi. Pengukuhan ini menjadi tonggak baru dalam upaya penguatan budaya literasi di Kabupaten Ende.
Dalam sambutan perdananya, Cicih menegaskan bahwa amanah sebagai Bunda Literasi bukanlah simbol seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab besar untuk mencerdaskan masyarakat melalui gerakan literasi.
“Pengukuhan ini bukan sekadar gelar, tetapi sebuah kepercayaan kepada saya dan kepada kita semua untuk menyalakan cahaya pengetahuan di setiap rumah, di setiap sekolah, dan di setiap sudut wilayah Kabupaten Ende,” ujarnya
Ia menyampaikan bahwa literasi harus dipahami sebagai kemampuan yang lebih luas dari sekadar membaca dan menulis, yakni kemampuan membentuk cara berpikir kritis dan karakter anak bangsa.
“Literasi adalah upaya membuka jendela dunia, membangun cara berpikir, menumbuhkan karakter, serta menyiapkan generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menyambut baik pengukuhan tersebut. Ia berharap peran Bunda Literasi dapat menjadi penggerak dan teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap Bunda Literasi dapat menjadi role model dan menginspirasi dalam meningkatkan literasi masyarakat Kabupaten Ende yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ende dalam mendukung program literasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan itu, menurutnya, akan dilakukan secara berkelanjutan agar gerakan literasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Literasi menurutnya, merupakan pondasi penting dalam membangun masa depan Ende. Dengan budaya membaca dan belajar yang kuat, ia meyakini kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ende akan semakin meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....