Geby Dala Dilantik Penjabat Sekda Ende
- 27 Feb 2026 16:37 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Gabriel Dala resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Jumat 27 februari 2026 siang. Pelantikan dilakukan langsung oleh Yosef Badeoda di Aula Garuda Kantor Bupati Ende.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu menandai kembalinya Geby Dala ke kursi Sekda setelah tiga bulan sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas. Ia sebelumnya juga pernah memimpin Badan Kesbangpol Ende dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende.
Apa yang menjadi fokus kerja tiga bulan ke depan ditegaskan Geby usai prosesi pelantikan. Kepada wartawan, ia menyatakan penataan birokrasi menjadi prioritas utama dalam masa tugasnya sebagai penjabat.
Menurutnya, salah satu pekerjaan mendesak adalah mengisi belasan jabatan eselon II di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang hingga kini masih lowong. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap efektivitas pelayanan dan akselerasi program pembangunan daerah.
“Ini menjadi pekerjaan saya untuk segera dilakukan. Saya akan mencari di mana tersumbatnya proses sehingga jabatan eselon II belum terisi,” kata Geby.
Ia menilai, kekosongan jabatan strategis tak bisa dibiarkan berlarut karena berdampak pada jalannya roda pemerintahan. Jika struktur birokrasi telah terisi lengkap, kata dia, visi dan misi kepala daerah dapat diterjemahkan lebih terarah.
Geby juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Bupati dan Wakil Bupati Ende atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Kepercayaan itu, menurutnya, akan dijawab dengan kerja terukur dan konsolidasi internal birokrasi.
Sementara itu, Bupati Yosef Badeoda menegaskan bahwa pelantikan penjabat Sekda bukan sekadar proses administratif. Ia menyebut jabatan tersebut sebagai “jangkar” sekaligus “layar” dalam mengawal stabilitas dan mendorong inovasi pemerintahan.
Sebagai jangkar, penjabat Sekda diminta menjaga stabilitas birokrasi di tengah dinamika perubahan. Sebagai layar, ia dituntut mampu menggerakkan organisasi agar lebih cepat dan adaptif menuju kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan soal menjadi yang terdepan, melainkan memastikan seluruh elemen bergerak bersama. Ia menekankan integritas, transparansi, dan kecepatan kerja sebagai standar yang tak bisa ditawar dalam menghadapi tantangan ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....