Menteri Trenggono Dorong Pembangunan Kampung Nelayan Wuring Sikka

  • 27 Feb 2026 16:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka — Rencana pengucuran anggaran 13 miliar hingga 22 miliar untuk membangun Kampung Nelayan Wuring di Kabupaten Sikka mengemuka saat kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan. Dana tersebut disiapkan untuk membenahi fasilitas perikanan demi mendorong kesejahteraan ratusan nelayan pesisir.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan komitmen anggaran itu saat meninjau langsung lokasi Kampung Nelayan Wuring di Gang Kampung KB Nangahure Lembah, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan kawasan nelayan terpadu di wilayah tersebut.

“Kami akan bangun banyak fasilitas, yang paling utama adalah dermaga, kemudian ada pabrik es, cold storage, perbekalan, dan bantuan kapal,” ujar

Ia berharap kehadiran kampung nelayan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir. Menurutnya, dukungan infrastruktur yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan.

Untuk memperlancar rencana tersebut, Menteri meminta pemerintah daerah segera menyiapkan lahan. Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memastikan lahan sudah tersedia dan siap digunakan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka Paulus Bangkur menjelaskan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 6.400 meter persegi. Ia juga memaparkan rancangan awal tata letak kawasan kepada Menteri.

Sedikitnya terdapat 18 item pembangunan yang dirancang, antara lain gerbang utama, akses jalan, masjid, pos jaga, bengkel nelayan, kios perbekalan dan pemasaran, tempat pembuangan sampah, kantor pengelola, SPDN, TPI, docking, MCK, tambatan perahu, pabrik es, cold storage, menara tangki air, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Selain Wuring, Menteri meminta Bupati segera mendaftarkan 18 desa yang menjadi sasaran program kampung nelayan di Kabupaten Sikka. Dari 18 titik tersebut akan dilakukan evaluasi untuk menetapkan satu lokasi sebagai pusat dan lainnya sebagai penyangga.

Dalam kunjungan itu, Menteri juga bertatap muka dengan 385 nelayan Kelurahan Wuring. Ia menyebut kedatangannya ke Sikka karena daerah tersebut dikenal sebagai salah satu pusat perikanan tuna dan memiliki jumlah nelayan yang besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....