Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1603/Sikka Bangun MCK, Sanitasi Jadi Sorotan
- 27 Feb 2026 15:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) oleh Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1603/Sikka di Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Rabu 25 februari 2026, menjadi langkah konkret memperkuat sanitasi dasar masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka ruang refleksi atas konsistensi kebijakan sanitasi di daerah.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 menyasar pembangunan fisik prioritas, termasuk MCK sebagai fasilitas vital kesehatan publik. Di lokasi kegiatan, prajurit TNI bersama warga bergotong royong menggali septic tank, mengaduk semen, dan menyiapkan material bangunan secara swadaya.
Kolaborasi itu menegaskan kembali kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa dari kebutuhan paling mendasar. Pembangunan MCK dipilih karena masih terbatasnya akses sanitasi layak bagi sebagian warga Desa Werang.
| Baca juga: Wasev Mabes TNI AD Tinjau Progres TMMD Sikka |
Komandan Kodim 1603/Sikka selaku Dansatgas TMMD Ke-127, Letkol Arm Denny Riesta Permana, menyatakan pembangunan MCK merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurut dia, fasilitas sanitasi yang memadai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga pedesaan.
Pernyataan tersebut relevan mengingat sanitasi layak berkelindan dengan pencegahan penyakit berbasis lingkungan dan penguatan pola hidup bersih dan sehat. Namun, fakta bahwa MCK masih menjadi sasaran fisik utama TMMD menyingkap realitas bahwa persoalan sanitasi di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka belum sepenuhnya tertangani.
Desa Werang bukan satu-satunya wilayah yang menghadapi keterbatasan akses MCK sehat dan sistem pembuangan limbah memadai. Ketika kebutuhan dasar masih dipercepat melalui intervensi lintas sektoral, publik wajar mempertanyakan efektivitas serta keberlanjutan program sanitasi pemerintah daerah.
| Baca juga: Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Renovasi PAUD |
Apakah pembangunan fasilitas dasar seperti MCK harus selalu menunggu momentum TMMD untuk direalisasikan. Di mana letak konsistensi perencanaan dan penganggaran sanitasi dalam skema pembangunan jangka menengah daerah.
Pembangunan fisik memang penting, tetapi tanpa pendampingan berkelanjutan dan edukasi sanitasi, fasilitas berisiko kehilangan fungsi jangka panjang. Pengawasan penggunaan serta perawatan sarana menjadi kunci agar MCK tidak berhenti sebagai proyek sesaat.
TMMD Ke-127 mengirim pesan kuat tentang percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi nyata. Lebih dari itu, momentum ini semestinya menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan agar sanitasi tidak lagi diposisikan sebagai isu musiman, melainkan prioritas permanen pembangunan di Kabupaten Sikka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....