Mimbar Agama Katolik : Ajak Umat Hidupi Doa

  • 24 Feb 2026 20:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Program Mimbar Agama Katolik RRI Pro 1 Ende mengangkat tema “Doa yang Hidup, Bukan Sekadar Kata-Kata” pada Selasa malam, 24 Februari 2026, dari Studio RRI Ende. Program tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Marsianus Tonda, S.Fil.

Dalam pemaparannya, Marsianus menegaskan doa bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan secara rutin. Ia mengutip Injil Matius tentang larangan berdoa bertele-tele tanpa penghayatan. “Doa adalah perjumpaan pribadi dengan Allah, bukan formalitas,” ujarnya.

Menurutnya, masih ada umat yang menjadikan doa sebagai kewajiban harian tanpa keterlibatan hati. Padahal, doa yang sejati harus melahirkan perubahan sikap dalam kehidupan sehari-hari. “Doa yang hidup akan tampak dalam kesabaran, pengampunan, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Ia menekankan relasi dengan Tuhan tidak dapat dipisahkan dari relasi dengan sesama. Karena itu, doa harus membawa dampak sosial yang positif. Marsianus juga mencontohkan Doa Bapa Kami sebagai model doa yang sederhana namun mendalam, karena memuat pujian kepada Tuhan, permohonan kebutuhan harian, serta permintaan pengampunan.

Dalam siaran tersebut, ia menyoroti tantangan umat seperti persoalan ekonomi, pekerjaan, dan kehidupan keluarga. Ia mengingatkan doa bukan alat untuk memaksa Tuhan memenuhi keinginan manusia. “Tuhan mengetahui kebutuhan kita sebelum kita meminta,” ujarnya.

Program Mimbar Agama Katolik ini menjadi bagian dari upaya pembinaan rohani umat, khususnya menjelang masa Prapaskah, agar penghayatan iman tidak berhenti pada kata-kata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....