Mahasiswi Unika Raih Juara Digital Marketing Nasional lewat TikTok
- 23 Feb 2026 22:57 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Pemanfaatan media sosial kini tidak lagi sebatas hiburan, tetapi telah berkembang menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Tiga mahasiswi Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng membuktikan hal tersebut dengan meraih juara dalam kompetisi digital marketing tingkat nasional melalui platform TikTok.
Dalam ajang yang bekerja sama dengan PT Panorama Alam Flores (PT PAF), para peserta ditantang menjadi affiliator produk “Trujiva”. Mereka tidak hanya diminta membuat konten promosi, tetapi juga harus mampu menghasilkan transaksi penjualan secara nyata.
Staf Humas Unika Ruteng, Silvianus Hadun, dalam dialog bersama RRI Labuan Bajo, Senin, 23 Februari 2026 menyampaikan bahwa, penilaian kompetisi berfokus pada performa konten dan capaian penjualan.
“Peserta wajib mencapai minimal 30 pesanan untuk masuk kualifikasi. Selain itu, strategi promosi tidak hanya di TikTok, tetapi juga memanfaatkan Instagram dan Facebook untuk memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, juara pertama bahkan mampu mencatatkan 111 penjualan produk melalui promosi digital yang dikelola secara mandiri. Capaian tersebut mengungguli ratusan peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Atas prestasi itu, ketiga mahasiswi tersebut masing-masing menerima hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta. Tidak hanya itu, mereka juga langsung direkrut oleh PT PAF untuk bergabung di divisi digital marketing perusahaan tersebut.
“Ini membuktikan bahwa kreativitas di dunia digital memiliki pengakuan yang objektif. Kemampuan mereka beradaptasi dengan teknologi berdampak langsung pada peningkatan ekonomi sejak masih berstatus mahasiswa,” kata Silvianus.
Menariknya, para pemenang berasal dari program studi non-teknologi, seperti PGSD dan Sosial Ekonomi Pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa peluang di era digital terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan belajar dan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi.
Pihak kampus pun mengimbau mahasiswa untuk tidak tertinggal dalam mengikuti perkembangan digital. Media sosial, apabila dikelola secara profesional serta berlandaskan etika dan nilai moral, dinilai mampu menjadi sarana membangun karier bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan sarjana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....