Kadisparbud Ajak Warga Toe Jadi Pelaku Wisata Tiwu Pai
- 23 Feb 2026 21:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Disparbud) Manggarai, Aloysius Jebarut, mengajak masyarakat Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, untuk berperan aktif dalam pengelolaan objek wisata Tiwu Pai. Ajakan tersebut disampaikan menyusul rencana pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai wadah resmi pengelolaan destinasi berbasis masyarakat.
Dalam keterangannya kepada RRI Labuan Bajo, Aloysius menegaskan bahwa potensi alam Tiwu Pai yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial harus memberi manfaat langsung bagi warga setempat.
“Pokdarwis itu bukan milik pemerintah, tetapi milik masyarakat. Pemerintah hanya sebagai fasilitator. Karena itu, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, hingga pelaku UMKM sangat penting agar pengelolaan benar-benar inklusif,” ujarnya, Senin 23 Februari 2026.
Menurutnya, pengelolaan wisata berbasis komunitas merupakan model yang tepat untuk memastikan dampak ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat desa. Ia menekankan bahwa warga tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya sektor pariwisata di wilayah mereka sendiri.
“Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku utama dalam pembangunan pariwisata daerah. Jika dikelola secara baik dan penuh tanggung jawab, Tiwu Pai bisa menjadi sumber kesejahteraan tanpa merusak kelestarian alam,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, Disparbud Manggarai berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas di bidang pelayanan (hospitality) sesuai prinsip Sapta Pesona, manajemen tiket dan keuangan yang transparan, serta penguatan kesadaran kebersihan lingkungan.
Aloysius menambahkan, pembentukan Pokdarwis diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekonomi Desa Toe dan wilayah Reok Barat secara umum. Dengan pengelolaan yang terstruktur, perputaran ekonomi dari kunjungan wisatawan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan membuka peluang kerja bagi generasi muda.
“Pariwisata yang maju adalah pariwisata yang melibatkan masyarakat dan tetap menghormati kearifan lokal,” katanya.
Kadisparbud Manggarai Ajak Warga Desa Toe Jadi Pelaku Utama Wisata Tiwu Pai
RRI.CO.ID, Manggarai - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Disparbud) Manggarai, Aloysius Jebarut, mengajak masyarakat Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, untuk berperan aktif dalam pengelolaan objek wisata Tiwu Pai. Ajakan tersebut disampaikan menyusul rencana pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai wadah resmi pengelolaan destinasi berbasis masyarakat.
Dalam keterangannya kepada RRI Labuan Bajo, Aloysius menegaskan bahwa potensi alam Tiwu Pai yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial harus memberi manfaat langsung bagi warga setempat.
“Pokdarwis itu bukan milik pemerintah, tetapi milik masyarakat. Pemerintah hanya sebagai fasilitator. Karena itu, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, hingga pelaku UMKM sangat penting agar pengelolaan benar-benar inklusif,” ujarnya, Senin 23 Februari 2026.
Menurutnya, pengelolaan wisata berbasis komunitas merupakan model yang tepat untuk memastikan dampak ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat desa. Ia menekankan bahwa warga tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya sektor pariwisata di wilayah mereka sendiri.
“Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku utama dalam pembangunan pariwisata daerah. Jika dikelola secara baik dan penuh tanggung jawab, Tiwu Pai bisa menjadi sumber kesejahteraan tanpa merusak kelestarian alam,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, Disparbud Manggarai berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas di bidang pelayanan (hospitality) sesuai prinsip Sapta Pesona, manajemen tiket dan keuangan yang transparan, serta penguatan kesadaran kebersihan lingkungan.
Aloysius menambahkan, pembentukan Pokdarwis diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekonomi Desa Toe dan wilayah Reok Barat secara umum. Dengan pengelolaan yang terstruktur, perputaran ekonomi dari kunjungan wisatawan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan membuka peluang kerja bagi generasi muda.
“Pariwisata yang maju adalah pariwisata yang melibatkan masyarakat dan tetap menghormati kearifan lokal,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....