47 Calon Tenaga SPPG Polres Manggarai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

  • 23 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Sebanyak 47 calon tenaga pendukung Dapur SPPG Polres Manggarai mengikuti pemeriksaan kesehatan di UPTD Puskesmas La'o, Senin, 23 Februari 2026. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi sebelum para calon tenaga pendukung bertugas di dapur pelayanan gizi tersebut.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis dan meliputi pengecekan tanda-tanda vital, pemeriksaan kesehatan umum, serta pemeriksaan laboratorium. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh calon tenaga pendukung berada dalam kondisi kesehatan yang layak dan memenuhi standar untuk bekerja di lingkungan dapur pelayanan gizi.

Kepala UPTD Puskesmas La'o,

Mikael Eduard Keluman, kepada RRI mengungkap pelayanan kesehatan gratis ini merupakan wujud komitmen puskesmas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mendukung program lintas sektor.

“Pemeriksaan ini kami lakukan secara gratis sebagai bentuk komitmen Puskesmas La’o dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, sekaligus memastikan calon tenaga pendukung SPPG benar-benar sehat dan siap bekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan menjadi aspek penting karena para tenaga pendukung akan bekerja di sektor pelayanan makanan yang berkaitan langsung dengan kesehatan penerima manfaat. “Kami ingin memastikan tidak ada penyakit menular maupun gangguan kesehatan lain yang berisiko, sehingga keamanan dan kualitas layanan gizi tetap terjaga,” katanya.

Sebelumnya, para calon tenaga pendukung juga telah mengikuti tahapan seleksi berupa psikotes yang dilaksanakan oleh Biro Psikologi Ruang pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Lantai 1 Puskoptit Mawar Moe. Selain itu, peserta diwajibkan melengkapi persyaratan administrasi, termasuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Dapur SPPG Polres Manggarai direncanakan akan melayani kebutuhan gizi bagi siswa SMA Negeri 2 Langke Rembong dan SMAK Swakarsa. Seleksi tenaga pendukung dilakukan secara ketat guna menjamin mutu dan keamanan layanan yang diberikan.

Sementara, dari hasil pemeriksaan kesehatan, apabila ditemukan calon tenaga pendukung yang memiliki penyakit tertentu, terutama penyakit menular, maka yang bersangkutan akan digantikan oleh calon lain. Kebijakan ini diterapkan demi menjaga keamanan pangan dan kesehatan seluruh penerima layanan.

Salah seorang peserta pemeriksaan kesehatan mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan secara gratis. Ia menilai langkah tersebut sangat membantu dan menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesehatan calon tenaga pendukung.

Dengan tahapan seleksi yang komprehensif, Polres Manggarai berharap Dapur SPPG dapat beroperasi secara optimal serta memberikan layanan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas bagi para penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....