Warga Rewarangga Tewas Terseret Banjir di Ende Timur
- 22 Feb 2026 18:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende kembali memakan korban jiwa. Seorang warga Kelurahan Rewarangga, Kecamatan Ende Timur, Ester No’o (39), meninggal dunia setelah terseret arus banjir pada Minggu (22/2/2026).
Korban ditemukan warga di sekitar KM 06 jalur Bendungan Weriwawi–Lokoboko, setelah sebelumnya dilaporkan terbawa arus dari KM 10 sekitar pukul 14.00 WITA.
Warga yang melihat tubuh korban segera melakukan evakuasi dan membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ende. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Lurah Rewarangga, Antonius Andriyanto, S.Sos., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan korban merupakan warga RT 14 RW 04 Ndetumbera, Kelurahan Rewarangga, dengan alamat KTP di Desa Ndungga, Kecamatan Ende Timur.
“Saya mendapat laporan dari Babinsa Ende Timur bahwa telah terjadi satu orang warga terbawa banjir dari KM 10 hingga di KM 06 (Bendungan Weriwawi–Lokoboko). Untuk kronologinya sementara masih dilakukan pengumpulan informasi dari warga,” ujar Lurah Andre.
Ester No’o diketahui merupakan ibu dari tiga anak dan istri dari Patrisius Robertus Ndorhu. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Pemerintah kelurahan bersama aparat setempat langsung melakukan langkah penanganan, termasuk evakuasi korban serta pendataan keluarga untuk tindak lanjut bantuan. Laporan kejadian juga telah diteruskan kepada BPBD Kabupaten Ende, Dinas Sosial Kabupaten Ende, serta Camat Ende Timur.
Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan tambahan terkait kronologi pasti peristiwa tersebut.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berada di sekitar aliran sungai dan titik rawan banjir. Musim hujan yang masih berlangsung meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem perlu terus ditingkatkan, demi mencegah korban jiwa serupa di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....