Setahun Melki–Johni, Organisasi Perangkat Daerah Diminta Gaspol

  • 21 Feb 2026 19:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma menilai satu tahun kepemimpinan mereka sebagai fase adaptasi sekaligus peletakan fondasi pembangunan yang kini mulai terarah dan terukur.

Refleksi tersebut disampaikan dalam agenda Satu Tahun Kepemimpinan Melki–Johni di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat, 20 Februari 2026.

Gubernur Melki menegaskan, setelah satu tahun membangun soliditas internal, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta meningkatkan ritme kerja dan mempercepat eksekusi program prioritas.

“Setiap pimpinan OPD wajib memastikan target jelas dan terukur sampai ke tingkat implementasi,” tegasnya.

Ia bahkan menginstruksikan OPD untuk “berlari” dalam merealisasikan program dengan pemetaan target yang konkret hingga level teknis di lapangan.

Menurut Melki, pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan harus berjalan beriringan dengan percepatan penurunan stunting. Penanganan stunting, kata dia, wajib berbasis data By Name By Address (BNBA) hingga level posyandu dan desa prioritas.

Ia meminta Dinas Kesehatan memperkuat koordinasi lintas sektor agar intervensi pada wilayah dengan prevalensi tertinggi bisa dilakukan secara tepat sasaran dan konsisten.

Selain aspek pembangunan sosial, Gubernur juga menyoroti pentingnya optimalisasi komunikasi publik di setiap OPD. Ia meminta perangkat daerah memiliki tim komunikasi aktif untuk menyampaikan capaian pembangunan kepada masyarakat.

“Harus ada narasi positif yang membangun dan konstruktif. ASN jangan terpengaruh informasi negatif di media sosial yang merusak semangat kerja. Kita harus saling mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyatakan satu tahun kepemimpinan Melki–Johni telah berada di jalur yang tepat.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi meningkat hampir 2 persen dan angka kemiskinan turun sekitar 1,5 persen sebagai indikator awal yang positif.

Ke depan, Johni menargetkan penurunan kemiskinan minimal 1 hingga 1,7 persen per tahun selama lima tahun masa kepemimpinan.

Ia juga menggaungkan slogan “Gaspol” sebagai seruan kepada seluruh ASN agar bekerja tuntas, cepat, dan inovatif demi percepatan pembangunan NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....