Sat Lantas Sikka Edukasi Tertib Lalu Lintas
- 21 Feb 2026 15:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Upaya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan jajaran Polres Sikka melalui Satuan Lalu Lintas. Edukasi menyasar kalangan pelajar sebagai kelompok usia produktif yang dinilai rentan terhadap pelanggaran di jalan raya.
Kamis pagi, 19 Februari 2026, Unit Kamsel Sat Lantas menggelar sosialisasi Kamseltibcarlantas di lingkungan SMK Pelayaran Yapenrais. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu diikuti para siswa dan dewan guru setempat.
Dua personel Unit Kamsel, Aipda Aris Marsudi dan Bripka Sendi, turun langsung memberikan materi. Mereka memaparkan pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara komunikatif dan interaktif.
Dalam penyampaiannya, petugas menekankan bahwa disiplin berlalu lintas bukan sekadar kewajiban administratif. Kepatuhan di jalan merupakan tanggung jawab moral dan hukum demi menjaga keselamatan bersama.
Para siswa diingatkan bahwa setiap pelanggaran memiliki risiko nyata, mulai dari sanksi tilang hingga kecelakaan fatal. Diskusi dua arah pun dibuka agar pelajar memahami konsekuensi hukum dan dampak sosial dari kelalaian di jalan raya.
Penekanan utama diberikan pada kewajiban penggunaan helm, baik bagi pengendara maupun yang dibonceng. Helm disebut sebagai pelindung vital yang dapat meminimalkan risiko cedera kepala saat terjadi kecelakaan.
Selain itu, siswa juga diimbau tidak menggunakan sepeda listrik di jalan raya umum. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah potensi kecelakaan akibat perbedaan kecepatan dan karakteristik kendaraan bermotor.
Guru-guru turut mendapat pesan khusus agar menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas. Peran pendidik dinilai strategis dalam membentuk karakter disiplin siswa, termasuk dalam membangun budaya aman berkendara.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons antusias dari peserta. Pihak sekolah menyatakan dukungan terhadap langkah preventif yang dilakukan kepolisian demi menekan angka pelanggaran di wilayah Kabupaten Sikka.
Melalui sosialisasi ini, jajaran kepolisian berharap pesan keselamatan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan menjangkau keluarga dan masyarakat luas. Radio Republik Indonesia mencatat, pendekatan preventif dan humanis menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun generasi sadar hukum dan beretika di jalan raya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....