Kemenag NTT Dorong Program Ekoteologi Sebagai Kepedulian Masyarakat

  • 21 Feb 2026 00:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID - Kemenag Kanwil NTT mendorong program bersih-bersih masjid di NTT yang menonjolkan pendekatan ekoteologi sebagai bagian praktik keagamaan berbasis kepedulian lingkungan masyarakat. Konsep tersebut menempatkan kebersihan rumah ibadah sebagai nilai spiritual sekaligus sosial kemasyarakatan.

Pendekatan ekoteologi diterapkan melalui aksi nyata membersihkan fasilitas ibadah dan lingkungan sekitar. Program menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Achmad Alkatiri Plt. Kabid Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Prov. NTT menjelaskan ekoteologi tidak sebatas kampanye simbolik tentang lingkungan. “Cinta lingkungan termasuk menjaga kebersihan rumah ibadah,” ucap Achmad Kepada RRI Rabu,18 Februari 2026.

Ia menilai kebersihan masjid mencerminkan kualitas kepedulian masyarakat terhadap ruang ibadah. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh menjadi budaya hidup bersih sehari-hari.

Program ini juga dirancang berlanjut melalui kegiatan Jumat Bersih di wilayah kerja Kemenag. Pendekatan berkelanjutan dinilai penting agar perubahan perilaku masyarakat berlangsung konsisten.

Menurut Achmad, pelayanan keagamaan harus menjawab kebutuhan nyata umat di lapangan. “Pelayanan berdampak berarti dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Kemenag berharap pendekatan ekoteologi mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kesadaran lingkungan. Program diharapkan memperkuat nilai spiritual, sosial, dan ekologis masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....