Pemkab Manggarai Barat Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Selama Ramadan
- 20 Feb 2026 15:21 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan ketersediaan pangan strategis dalam kondisi aman dan mencukupi selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri mendatang.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai Barat, Yovita Ensita Ajul, menyampaikan, hasil koordinasi dengan berbagai pihak menunjukkan stok pangan di daerah tersebut dalam kondisi stabil.
“Berdasarkan hasil koordinasi dan pemantauan kami, ketersediaan pangan di Manggarai Barat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujarnya, dalam dialog bersama RRI Labuan Bajo, Jumat 20 Februari 2026.
Ia juga menjelaskan, peningkatan permintaan selama Ramadan telah diantisipasi melalui penguatan distribusi dan pemantauan lapangan.
“Kami tidak hanya melihat data di atas kertas, tetapi juga turun langsung melakukan pemantauan di pasar untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada kelangkaan,” katanya.
Terkait harga, Yovita menyebutkan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar utama, termasuk Pasar Batu Cermin di Labuan Bajo.
“Secara umum harga komoditas utama masih stabil. Namun kami tetap melakukan pengawasan ketat terhadap komoditas yang sering mengalami fluktuasi, seperti cabai,” ucapnya.
Lebih lanjut, sebagai langkah proaktif, Pemkab Manggarai Barat telah menyiapkan Gerakan Pangan Murah apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan.
“Jika ada kenaikan harga yang cukup tinggi dan memberatkan masyarakat, kami siap menggelar Gerakan Pangan Murah agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok seperti beras SPHP dan telur dengan harga lebih terjangkau,” ungkap Yovita.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan produksi pangan lokal, khususnya sektor perikanan.
“Kami juga membantu nelayan dan pembudidaya ikan dengan sarana pendukung agar produksi protein hewani lokal meningkat. Ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” ucap Yovita.
Untuk mencegah praktik penimbunan dan kenaikan harga yang tidak wajar, Pemkab Manggarai Barat membentuk Satgas Sapu Bersih.
“Kami tidak akan mentolerir praktik penimbunan atau permainan harga. Satgas telah dibentuk untuk melakukan pengawasan dan tindakan jika ditemukan pelanggaran,” kata Yovita.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja selama Ramadan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, melakukan diversifikasi pangan, dan yang paling penting menghindari pemborosan makanan atau stop boros pangan,” ujarnya.
Adapun dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat optimistis masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....