Kemenag Sikka Beri Penguatan Rohani Bagi Korban Dugaan TPPO di Maumere
- 20 Feb 2026 15:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka - Sejumlah korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, mengikuti kegiatan pembinaan rohani melalui pelaksanaan shalat berjamaah di Aula TRUK-F Maumere, Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Muhammad Dong, bersama Staf Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammad Saleh, sebagai bagian dari upaya pemulihan spiritual para korban.
Shalat berjamaah yang dilaksanakan menjadi momentum penguatan iman sekaligus pemulihan batin bagi para korban. Di tengah situasi yang tidak mudah, kebersamaan dalam doa menghadirkan semangat baru dan menumbuhkan kembali harapan. Suasana khidmat yang tercipta diharapkan mampu memperteguh keyakinan bahwa setiap cobaan dapat dilalui dengan kesabaran dan pertolongan Allah SWT.
Dalam tausiyah singkatnya, Muhammad Dong menegaskan bahwa pendampingan spiritual merupakan bagian penting dari proses pemulihan menyeluruh. “Kami hadir untuk memberikan penguatan rohani agar saudara-saudari kita tetap memiliki harapan dan keyakinan bahwa setiap ujian pasti ada jalan keluarnya. Melalui shalat dan doa, kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dan kemudahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para korban untuk tidak merasa sendiri karena pemerintah dan berbagai pihak terus memberikan pendampingan. Kegiatan pembinaan rohani ini menjadi wujud nyata kepedulian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka dalam memberikan layanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam situasi sulit.
Selain shalat berjamaah, kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta pesan-pesan motivasi yang bertujuan menguatkan mental dan moral para korban. Melalui Penyuluh Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka menyampaikan bahwa peran Kementerian Agama tidak hanya terbatas pada layanan administrasi dan pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan.
Sinergi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait terus diperkuat agar para korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Diharapkan, pembinaan rohani yang berkelanjutan ini mampu membantu para korban TPPO di Kabupaten Sikka bangkit, lebih kuat secara mental dan spiritual, serta menatap masa depan dengan optimisme.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....