Rumah Baca Aksara Gaungkan Literasi dan Lingkungan

  • 20 Feb 2026 15:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ruteng - Komunitas Rumah Baca Aksara di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, menghadirkan ruang literasi dan kesenian bagi generasi muda melalui program “Aku, Karya dan Rupa”. Program ini menjadi wadah ekspresi sekaligus ruang refleksi atas berbagai isu sosial dan lingkungan.

Hal ini disampaikan dalam Program Komunitas Bicara, Pro 1 RRI Ende, Selasa, 17 Februari 2026. Komunitas yang berdiri sejak 2019 ini lahir dari kesadaran akan pentingnya ruang belajar dan berkesenian di Ruteng.

Rumah Baca Aksara tidak hanya memaknai literasi sebagai baca tulis, tetapi juga sebagai cara membaca realitas sosial dan lingkungan sekitar. Humas komunitas, Valeria Rahmat, menjelaskan literasi dipahami sebagai medium perjumpaan lintas minat. Menurutnya, komunitas menghadirkan diskusi buku, pemutaran film, kelas berbagi, hingga panggung kesenian sebagai ruang dialog bersama. Program “Aku, Karya dan Rupa” kini memasuki volume keempat dan difokuskan pada isu masyarakat adat dan lingkungan hidup.

Pameran seni rupa tersebut akan digelar pada 26 hingga 28 Februari 2026 di Ruteng dengan melibatkan perupa lokal dan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur. Valeria mengatakan pameran menjadi ruang apresiasi sekaligus media solidaritas terhadap persoalan perampasan ruang hidup dan penggundulan hutan.

Ia menegaskan seni dapat menjadi cara menyuarakan kegelisahan sosial secara kreatif dan bermakna. Selain kegiatan seni, Rumah Baca Aksara juga menggelar program Sabtu Bercerita untuk anak-anak.

Kegiatan ini menghidupkan kembali tradisi mendongeng dengan menyisipkan pesan moral dan nilai kepedulian lingkungan. Komunitas tersebut mengusung semangat kolektif tanpa keanggotaan tetap.

Setiap individu yang memiliki frekuensi dan kepedulian yang sama dapat terlibat serta berkolaborasi dalam berbagai program kreatif. Rumah Baca Aksara juga mengembangkan unit usaha kreatif untuk mendukung keberlanjutan komunitas. Produk yang ditawarkan meliputi kopi, sablon dan desain, merchandise, buku, hingga karya seni perupa setempat.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, komunitas berharap semakin banyak anak muda tergerak untuk peduli pada literasi dan lingkungan.

Valeria menekankan bahwa merawat ruang kreatif harus dilandasi cinta dan kesadaran bersama. Rumah Baca Aksara membuka diri bagi masyarakat yang ingin berkunjung dan berpartisipasi dalam setiap agenda.

Komunitas ini mengajak generasi muda untuk bersama menjaga bumi dan memperkuat solidaritas sosial melalui karya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....