Ketua BPTNK PS Soroti Lemahnya Koordinasi Antar-Lembaga di TN Komodo
- 18 Feb 2026 19:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat: Ketua Badan Peduli Kawasan Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNK PS), P. Marsel Agot, SVD, menyoroti lemahnya koordinasi antar-lembaga menyusul rentetan kecelakaan kapal wisata di kawasan Taman Nasional Komodo. Ia menilai insiden yang terus berulang menunjukkan belum adanya solusi permanen dalam menjamin keselamatan wisatawan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi multi stakeholder guna memperkuat aspek keselamatan dan ketahanan pariwisata Manggarai Barat di tengah tantangan perubahan iklim, yang diinisiasi oleh BPTNK SP, Rabu 18 Februari 2026. Menurutnya, hubungan kerja antar-stakeholder, baik secara vertikal maupun horizontal, masih belum berjalan optimal.
“Kita mau lewat pertemuan ini, setiap stakeholder harus kerja sama. Selama ini saya lihat koordinasi sangat lemah, termasuk antara yang vertikal dan horizontal,” ujar Pater Marsel kepada media.
Ia menilai masing-masing lembaga perlu kembali pada tugas dan fungsi pokoknya tanpa mengedepankan ego sektoral. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya peran sejumlah instansi, di antaranya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar konsisten menyediakan informasi cuaca yang akurat, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) bersama Dinas Perhubungan untuk memperketat pengawasan teknis kapal di lapangan.
Selain itu, aparat kepolisian juga diminta memastikan penegakan aturan berjalan tanpa pandang bulu. Selain menyoroti peran pemerintah dan aparat, Pater juga memberikan catatan kepada media massa agar tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara independen.
“Media massa betul harus jadi betul independen. Mereka tidak boleh beri opini, mereka tampung semua suara dari berbagai pihak,” katanya.
Ia menambahkan, akurasi informasi dan pemberitaan yang berimbang menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pariwisata Labuan Bajo di tengah sorotan atas sejumlah insiden kecelakaan laut yang terjadi belakangan ini.
Hingga kini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan keselamatan pelayaran wisata dan menjaga reputasi destinasi unggulan nasional tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....