Media Massa Dinilai Kunci Pemulihan Kepercayaan Pariwisata Labuan Bajo
- 18 Feb 2026 19:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Di tengah sorotan publik terkait sejumlah kecelakaan kapal wisata di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), peran media massa dinilai menjadi faktor penting dalam memulihkan kepercayaan wisatawan terhadap pariwisata Labuan Bajo.
Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Peduli Kawasan Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNK PS), P. Marsel Agot, SVD. Ia menegaskan, informasi yang akurat dan edukatif menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas dan citra pariwisata daerah.
Menurutnya, dalam situasi yang kurang kondusif akibat insiden di laut, media massa harus tetap berpegang pada prinsip independensi dan profesionalisme.
“Media massa betul harus jadi betul independen. Kalau independen, maka oke, mereka tidak boleh beri opini, mereka tampung semua suara dari berbagai pihak,” ujar Pater Marsel, Rabu 18 Februari 2026.
Ia mengingatkan agar insan pers tidak terjebak pada opini pribadi yang subjektif, melainkan menghadirkan pemberitaan yang berimbang dengan memuat keterangan dari seluruh pihak terkait.
Lebih lanjut, Pater Marsel menilai media memiliki empat fungsi strategis yang perlu dijalankan secara seimbang dalam mendukung pemulihan situasi, yakni fungsi informasi, edukasi, kontrol, dan ekonomi.
Fungsi informasi, kata dia, diwujudkan melalui penyajian fakta yang jelas dan terverifikasi mengenai kondisi di lapangan. Fungsi edukasi dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada publik, khususnya wisatawan, terkait prosedur dan standar keselamatan.
Sementara itu, fungsi kontrol berperan dalam mengawasi kinerja para pemangku kepentingan agar menjalankan tanggung jawab sesuai aturan. Adapun fungsi ekonomi berkaitan dengan kontribusi media dalam menjaga iklim pemberitaan yang sehat guna mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.
Lebih lanjut, dirinya juga menekankan pentingnya akurasi dalam setiap pemberitaan. Ia menilai, ketepatan informasi harus diutamakan dibandingkan kecepatan semata demi mencegah munculnya disinformasi yang dapat memicu kekhawatiran berlebihan di masyarakat.
“Informasi memberi informasi yang tepat, lalu akurasi sangat dibutuhkan. Kalau ini jalan, saya betul yakin situasi kita makin hari makin lebih baik,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....