BPTNKPS Gelar Rapat Koordinasi, Perkuat Keselamatan Pariwisata Mabar
- 18 Feb 2026 19:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Badan Peduli Kawasan Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNK PS) menggelar rapat koordinasi multi stakeholder guna memperkuat aspek keselamatan dan ketahanan pariwisata Manggarai Barat di tengah tantangan perubahan iklim. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Green Prundi, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 18 Februari 2026.
Rapat ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, aparat keamanan, otoritas pelabuhan, organis dan asosiasi pariwisata, hingga media massa. Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama menyusul sejumlah peristiwa kecelakaan kapal wisata yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Ketua Badan Peduli Kawasan Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNK PS), P. Marsel Agot, SVD, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
“Selama ini kita melihat situasi yang kurang kondusif dengan adanya peristiwa kapal tenggelam, dan itu bukan yang pertama kali. Melalui pertemuan ini, setiap stakeholder harus bekerja sama agar ke depan situasi menjadi lebih baik,” ujarnya kepada media di sela kegiatan.
Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, baik secara vertikal maupun horizontal. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan intensif menjadi kunci penyelesaian berbagai persoalan di sektor pariwisata.
“Koordinasi selama ini saya lihat masih lemah, termasuk antara instansi vertikal dan horizontal. Lewat pertemuan ini, kita ingin membangun komunikasi yang lebih cair, karena kalau komunikasi sudah baik, penyelesaian masalah akan lebih mudah,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya menambahkan, setiap instansi harus menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan, serta Kepolisian.
“Kalau semua stakeholder berjalan sesuai tugasnya, saya yakin pariwisata kita akan semakin baik,” ucapnya.
Selain aspek keselamatan di laut, BPTNK PS juga menekankan pentingnya keamanan di darat demi menciptakan rasa aman bagi wisatawan dan masyarakat. Dalam konteks tersebut, Marsel menilai peran media massa sangat strategis.
“Media massa harus independen, tidak memberi opini, tetapi menampung semua suara dari berbagai pihak. Fungsi media sebagai penyampai informasi, edukasi, kontrol sosial, dan juga fungsi ekonomi harus dijalankan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penyampaian informasi yang akurat dan berimbang akan membantu membangun kepercayaan publik serta memperkuat citra pariwisata Manggarai Barat.
“Kalau informasi disampaikan dengan tepat dan akurat, saya yakin situasi kita dari hari ke hari akan semakin baik,” kata P. Marsel Agot, SVD.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....