Tak Hanya Jaga Keamanan, Brimob NTT Bangun 9 Jembatan untuk Warga

  • 18 Feb 2026 10:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Citra Satuan Brigade Mobil (Brimob) yang selama ini identik dengan penanganan konflik dan pengamanan berisiko tinggi, kini semakin kuat dengan aksi-aksi kemanusiaan di tengah masyarakat. Hal itu dibuktikan oleh Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah membangun sedikitnya sembilan jembatan di berbagai wilayah provinsi kepulauan tersebut.

Wakil Komandan Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, Satuan Brimob Polda NTT, AKP Agustinus Silvester, mengatakan, peran Brimob saat ini tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Untuk Satuan Brimob Polda NTT, kurang lebih sudah sembilan jembatan yang anggota kami kerjakan di Provinsi NTT. Ada yang sudah selesai, ada yang masih dalam tahap pembangunan, dan ada pula yang masih dalam perencanaan,” ujar AKP Agustinus dalam wawancara bersama RRI Labuan Bajo, Rabu 18 Februari 2026.

Salah satu proyek terbaru yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jembatan di Kampung Mbarata, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.

Adapun upaya pembangunan ini juga sejalan dengan penguatan struktur organisasi Batalyon B Pelopor di wilayah Flores bagian barat. Sejak Mei tahun lalu, markas induk Batalyon B Pelopor resmi dipindahkan dari Maumere ke Labuan Bajo.

Diketahui saat ini, Batalyon B Pelopor membawahi empat kompi yang tersebar di Pulau Flores, yakni Kompi 1 di Maumere, Kompi 2 di Ruteng, Kompi 3 di Ende, dan Kompi 4 di Labuan Bajo.

Pemindahan pusat komando tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap dinamika keamanan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan sosial kepada masyarakat.

AKP Agustinus juga menyampaikan, kehadiran Brimob kini semakin terbuka dan inklusif. Selain menjalankan tugas utama di bidang keamanan, personel juga aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat serta membuka ruang bagi penyampaian aspirasi dan kebutuhan warga, terutama terkait infrastruktur yang mendesak.

Melalui pembangunan jembatan dan kegiatan bakti sosial lainnya, Brimob Polda NTT menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di pelosok NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....