Taman Renungan Bung Karno Tak Terurus, DPRD Dukung Pemugaran Aset Kota
- 16 Feb 2026 21:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kondisi Taman Renungan Bung Karno dikeluhkan sejumlah pihak karena dinilai tidak terawat dan memprihatinkan. Rumput tumbuh setinggi pinggang, sampah berserakan, serta fasilitas toilet dilaporkan tidak dapat digunakan hingga saat ini.
Fernando Agung dari GMNI Ende menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap situs sejarah penting di Kota Ende. Ia menegaskan, taman yang memiliki nilai historis itu seharusnya dijaga kebersihan dan kelayakannya sebagai ruang publik sekaligus destinasi edukasi.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Ende Fraksi PDIP, Ferdinandus Watu, menyatakan dukungan terhadap rencana alokasi anggaran Rp12 miliar. Anggaran itu diperuntukkan bagi pemugaran dan pembangunan sejumlah aset daerah sebagai bagian dari penataan taman kota.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada Taman Renungan Bung Karno, tetapi juga untuk beberapa aset lain yang menjadi bagian dari wajah kota. Menurutnya, langkah itu penting untuk menghidupkan kembali fungsi ruang publik agar lebih representatif dan terawat.
Ferdinandus menyebut APBD Kabupaten Ende Rp1,1 triliun, sekitar Rp600 miliar terserap untuk belanja pegawai. Karena itu, pemerintah perlu membuka ruang peningkatan Pendapatan Asli Daerah membiayai seluruh program pembangunan.
Salah satu upaya yang ditempuh adalah membuka akses yang berpotensi menambah PAD. Secara kelembagaan, DPRD mendukung kegiatan pemugaran kembali, bukan untuk menghilangkan nilai sejarah, melainkan menghidupkan kembali suasana yang ada.
Ia juga menyebut, konsep penataan nantinya akan disertai pengelola yang jelas agar tercipta manajemen yang baik, termasuk pengelolaan parkir dan fasilitas pendukung lainnya. Dengan manajemen yang terstruktur, aset daerah yang dipugar diharapkan dapat terawat secara berkelanjutan sesuai kebijakan pemerintah daerah sebagai pihak pengelola.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....