Gudang Oven Kopra di Wailiti Terbakar
- 16 Feb 2026 14:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Peristiwa kebakaran kembali mengguncang wilayah Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sebuah bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai gudang oven pengering buah kelapa dilaporkan hangus terbakar pada Sabtu 14 Februari 2026 dini hari.
Kebakaran terjadi di Jalan Don Slipi, RT 007/RW 002, sekitar pukul 05.00 Wita. Namun peristiwa tersebut baru diketahui lebih dari satu jam kemudian, setelah api terlanjur membesar dan melalap seluruh isi gudang.
Bangunan tersebut diketahui milik Micky Soru (41), seorang Aparatur Sipil Negara yang berdomisili di Kelurahan Wailiti. Ia pertama kali menerima informasi kebakaran dari karyawannya, Hendrik, melalui sambungan telepon sekitar pukul 06.30 Wita.
Dalam percakapan itu, Hendrik melaporkan adanya asap tebal disertai kobaran api di sekitar lokasi gudang. Mendapat kabar tersebut, Micky langsung bergegas menuju tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 06.40 Wita, ia tiba di lokasi dan mendapati bagian dalam gudang sudah dilalap api. Satu unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka terlihat berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Di dalam gudang berukuran kurang lebih 6 x 12 meter itu tersimpan sekitar 27 ton buah kelapa tua yang telah dibelah untuk proses pengeringan menjadi kopra. Proses pengeringan menggunakan dua unit mesin oven dan telah berlangsung selama dua hari berturut-turut.
Berdasarkan keterangan awal dan hasil pengamatan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh panas oven yang berlebihan. Suhu tinggi tersebut diperkirakan menyebabkan tempurung kelapa yang telah mengering terbakar, lalu api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan.
Selama proses pengeringan berlangsung, pintu gudang diketahui dalam kondisi tertutup rapat tanpa pengawasan langsung. Kondisi itu membuat api tidak segera terdeteksi hingga akhirnya diketahui setelah karyawan melihat tumpukan kulit kemiri di luar gudang ikut terbakar.
Saat pintu gudang dibuka secara paksa, api sudah membesar dan menghanguskan seluruh bagian dalam bangunan berdinding seng tersebut. Material bangunan yang mudah menghantarkan panas diduga turut mempercepat penyebaran api.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta. Selain bangunan, seluruh kelapa siap olah dan dua unit mesin oven turut musnah terbakar.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha pengolahan kopra agar lebih cermat mengawasi penggunaan mesin pemanas guna mencegah kebakaran serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....