Warga Diminta Waspada jika Tanda Tanah Longsor Mulai Terlihat

  • 16 Feb 2026 11:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Warga di wilayah rawan gerakan tanah diminta lebih peka membaca tanda-tanda alam sebelum longsor terjadi. Hasil penyelidikan pascabencana di Desa Goreng Meni menunjukkan sinyal awal pergerakan tanah umumnya sudah terlihat sebelum runtuhan besar.

Imbauan itu disampaikan Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Wilayah NTT & NTB dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Arios Ghele Radja, setelah tim melakukan penyelidikan lapangan di lokasi terdampak. Dari hasil kajian, ditemukan sejumlah indikator fisik yang bisa dikenali masyarakat sejak dini.

Arios menjelaskan, tanda paling umum adalah munculnya rekahan di permukaan tanah dan lereng. Rekahan tersebut menjadi jalur masuk air hujan yang mempercepat pelemahan struktur tanah di bagian dalam.

“Rekahan di tanah itu jangan dianggap biasa. Dari celah itu air masuk dan membuat massa tanah cepat jenuh, lalu mudah bergerak,” kata Arios dalam program Florata Pagi Sabtu 10 Februari 2026.

Ia menambahkan, tanda lain yang perlu diwaspadai adalah pohon dan tiang listrik yang tampak miring dari posisi semula. Selain itu, suara gemuruh dari dalam lereng serta mata air yang tiba-tiba berubah keruh juga menandakan adanya pergerakan material.

“Kalau ada suara dari dalam tanah atau lereng, kemudian air yang biasanya jernih mendadak keruh, itu indikasi ada pergeseran di bawah permukaan,” ujarnya.

Menurutnya, longsor tidak selalu terjadi sekaligus dalam satu kejadian besar. Dalam banyak peristiwa, gerakan tanah berlangsung perlahan atau merayap sebelum akhirnya runtuh.

“Gerakan tanah sering berjalan pelan dulu. Justru di fase itu masyarakat punya kesempatan untuk mengenali tanda dan menjauh lebih awal,” ucapnya.

Warga juga didorong melakukan langkah sederhana seperti menutup rekahan tanah, mengatur aliran air permukaan, serta tidak membiarkan air menggenang di lereng. Air disebut sebagai faktor utama yang mempercepat terjadinya longsor.

Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, masyarakat diminta segera menjauh dari area lereng dan menghentikan sementara aktivitas di titik rawan. Warga juga disarankan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman serta melapor kepada aparat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....