TNI Dorong Kesepakatan Adil Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu

  • 15 Feb 2026 20:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Akselerasi pembangunan energi terbarukan di Kabupaten Manggarai terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Jumat, 13 Februari 2026, Danramil 1612-05/Satar Mese, Peltu Setiyo Yubuwono, S., menghadiri musyawarah penting di Natas Gendang Wewo, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, mewakili Dandim 1612/Manggarai dalam pembahasan lanjutan proyek strategis nasional.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah penetapan bentuk serta nilai ganti kerugian lahan untuk pembangunan PLTP Ulumbu 5-6 berkapasitas 2 x 20 MW. Pembahasan difokuskan pada pengadaan tanah untuk akses jalan Wellpad J dan G, termasuk optimalisasi tikungan access road dari STA 0+000 hingga 7+200 guna mendukung kelancaran konstruksi.

Kehadiran TNI dalam forum tersebut bukan sekadar formalitas. Peltu Setiyo menegaskan komitmen Koramil 1612-05/Satar Mese untuk mengawal seluruh tahapan proyek agar berjalan transparan, adil, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Menurutnya, stabilitas dan keamanan menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah serta semangat musyawarah mufakat dalam menentukan kesepakatan ganti rugi lahan. Ia berharap setiap keputusan yang dihasilkan mampu menjadi solusi bersama atau win-win solution, sehingga pembangunan daerah dapat dipercepat tanpa mengabaikan hak-hak warga terdampak.

"Kami hadir untuk memastikan proses ini berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Pembangunan PLTP Ulumbu 5-6 adalah peluang emas bagi kemajuan ekonomi Manggarai, namun prinsip keadilan dan kesejahteraan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama," kata Peltu Setiyo Yubuwono di hadapan peserta musyawarah.

Musyawarah ini diharapkan menjadi titik terang dalam penyelesaian administrasi lahan, sehingga proyek energi hijau tersebut segera memasuki tahap berikutnya dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui sektor energi di Kabupaten Manggarai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....