Seminari Mataloko Pentaskan Drama Kolaboratif Misteri Jubah Putih

  • 15 Feb 2026 12:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Seminari Mataloko mementaskan drama kolaboratif berjudul Misteri Jubah Putih sebagai refleksi panggilan dan perjalanan menjadi imam. Pementasan ini digelar di Aula Universitas Nusa Cendana Kupang dan melibatkan lebih dari 100 siswa. Hal ini disasmpaiakan oleh Frater Tevin Lory saat dihubungi RRI Ende, Jumat 13 februari 2026.

Drama tersebut memadukan teater, paduan suara, dan marching band dalam satu narasi besar. Sebanyak 117 siswa SMP dan SMA Seminari tampil dalam empat babak dengan durasi masing-masing sekitar 30 menit.

Sutradara pementasan, Frater Tevin, menjelaskan bahwa jubah putih bukan sekadar simbol kemegahan. Ia menegaskan, jubah adalah tanda pengorbanan dan proses panjang yang harus dilalui seorang calon imam.

“Untuk meraih jubah putih itu dibutuhkan pengorbanan yang luar biasa dan radikal,” ujarnya.

Dalam setiap babak, penonton diajak menyelami pergulatan batin seminaris, mulai dari rindu keluarga hingga pergumulan menentukan panggilan hidup. Ribuan penonton yang hadir tampak larut dalam emosi, bahkan sebagian menangis menyaksikan drama tersebut.

Pementasan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju satu abad Seminari Mataloko yang kini memasuki usia 96 tahun. Melalui panggung seni, seminari ingin menyampaikan realitas di balik jubah putih kepada masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....