Wisata Literasi, Siswa Wuring Serbu Perpustakaan
- 14 Feb 2026 18:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Di tengah krisis minat baca yang kerap membelenggu generasi muda, sebanyak 52 siswa MIS Muhammadiyah Wuring memilih keluar dari ruang kelas dan menyusuri lorong pengetahuan. Mereka mengikuti Wisata Literasi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Jumat 13 Februari 2026 pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Sikka itu menjadi bagian dari upaya mendorong budaya baca sejak usia dini. Para siswa tampak antusias menjelajahi ruang baca dan mengenal lebih dekat layanan perpustakaan daerah.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menegaskan kunjungan tersebut bukan agenda seremonial. Program itu dirancang sebagai strategi membangun fondasi intelektual anak di tengah tantangan literasi yang kian kompleks.
“Kami ingin menumbuhkan budaya baca dan memperkenalkan fungsi perpustakaan serta kearsipan sebagai tulang punggung pendidikan dan pembangunan daerah,” ujar Very. Ia menilai literasi menjadi kunci daya saing generasi muda di masa depan.
Didampingi guru Afika, Musalim, dan Arif, para siswa diajak mengenal koleksi buku, ruang baca anak, hingga layanan literasi digital. Mereka juga diperkenalkan pada struktur birokrasi dinas, mulai dari Kepala Dinas hingga para Kepala Bidang.
Pengenalan tersebut dimaksudkan agar siswa memahami cara kerja layanan publik. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya membaca buku, tetapi juga belajar mengenal sistem yang menopang pembangunan daerah.
Menurut Very, Wisata Literasi diposisikan sebagai alat perlawanan terhadap ketertinggalan pengetahuan. Perpustakaan, kata dia, harus hadir sebagai ruang hidup yang akrab bagi anak-anak.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa perpustakaan adalah ruang belajar sepanjang hayat—bukan gudang buku yang sunyi,” tegasnya. Ia berharap pengalaman langsung itu menumbuhkan kedekatan emosional siswa dengan buku dan arsip.
Program ini terbuka bagi sekolah lain di Kabupaten Sikka yang ingin mengikuti kegiatan serupa. Disarpus Sikka meyakini, memperkuat literasi hari ini menjadi langkah konkret menyelamatkan masa depan daerah dari gelombang disinformasi dan kemiskinan intelektual.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....