Pemkab Matim Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

  • 13 Feb 2026 06:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terus mematangkan arah pembangunan tahun 2026 melalui Forum Group Discussion (FGD) dan pembahasan Standar Pelayanan Publik yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Timur, Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Embun Pagi Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan data dan kebijakan demi pembangunan yang lebih tepat sasaran.

FGD tersebut dihadiri Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, Kepala BPS Kabupaten Manggarai Timur, perwakilan Kepolisian Resor Manggarai Timur, PJS Danramil 1612-03/Borong Pelda Gasperi Jaik, para Kepala OPD, camat, serta seluruh jajaran BPS setempat. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah berbasis data.

Dalam sambutannya, Tarsisius Sjukur menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Menurutnya, perencanaan yang efektif harus didasarkan pada informasi yang valid dan terukur agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Manggarai Timur.

“Perencanaan pembangunan harus berbasis data yang valid dan terukur. Melalui FGD ini, kita menyamakan persepsi agar program tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Tarsisius.

Senada dengan itu, PJS Danramil 1612-03/Borong Pelda Gasperi Jaik menyatakan dukungan penuh TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan standar pelayanan publik dan perencanaan pembangunan berbasis data. Ia menekankan bahwa pembangunan yang optimal harus didukung stabilitas keamanan dan sinergi seluruh unsur, termasuk TNI-Polri, demi menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami dari Koramil siap bersinergi dan mendukung kebijakan pemerintah daerah. Pembangunan yang baik harus ditopang dengan stabilitas keamanan serta kerja sama seluruh unsur, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Pelda Gasperi Jaik.

Melalui FGD ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis dan terukur untuk mendukung pembangunan tahun 2026 yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Sinergi antarlembaga serta pemanfaatan data yang akurat diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....