Bupati Lembata Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka
- 12 Feb 2026 17:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., menghadiri Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Larantuka, Rabu, 11 Februari 2026. Kehadiran Bupati didampingi Sekretaris Daerah Lembata sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap momentum penting Gereja Katolik setempat.
Mgr. Yohanes Hans Monteiro sebelumnya ditunjuk Paus Leo XIV pada 22 November 2025 untuk memimpin Keuskupan Larantuka. Tahbisan Episkopal dipimpin Uskup Emeritus Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung bersama dua uskup ko-konselebran lainnya.
Perayaan berlangsung khidmat di Katedral Reinha Rosari dan dihadiri ribuan umat dari berbagai wilayah Flores. Hadir pula pejabat pemerintah, para uskup se-Indonesia, tokoh masyarakat, rohaniwan, serta insan pers nasional.
Dalam homilinya, Uskup Penahbis menegaskan bahwa tahbisan episkopal merupakan karya Roh Kudus bagi Gereja. Ia mengingatkan Uskup Hans agar menerima tanggung jawab pelayanan dengan penuh kasih.
“Hari ini, bukan saya yang mentahbiskan kamu, tetapi Roh Kuduslah yang mentahbiskan kamu menjadi Uskup,” ujarnya.
Dalam sambutan perdananya, Mgr. Yohanes Hans Monteiro menegaskan tahbisan adalah panggilan dan rahmat Allah. Ia menyatakan komitmennya melayani umat serta menjaga kesatuan dan pengharapan Gereja.
“Saya tidak datang sebagai pemilik Gereja, melainkan sebagai pelayan persekutuan, penjaga kesatuan, dan saksi pengharapan,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung situasi umat terdampak erupsi Gunung Lewotobi dan aktivitas Gunung Ile Lewotolok. Menurutnya, Gereja dipanggil hadir mendampingi umat melalui solidaritas, penguatan iman, serta kepedulian sosial.
Gubernur NTT menekankan pentingnya persatuan sejalan moto episkopal Unum Corpus, Unus Spiritus, Una Spes. Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama menyebut Gereja berperan strategis mendukung pembangunan moral bangsa.
Bupati Lembata menyampaikan ucapan selamat atas Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro di Larantuka. Ia berharap kepemimpinan Uskup baru memperkuat pelayanan Gereja bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“Kami percaya, Keuskupan Larantuka akan semakin bertumbuh dalam semangat satu tubuh, satu roh, satu harapan,” katanya.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan dukungan dan sinergi bersama Gereja dalam membangun masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat persatuan, kerukunan, serta kesejahteraan umat di wilayah Flores dan Lembata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....