Satgas Pangan Mabar Jaga Stabilitas Harga jelang Lebaran

  • 12 Feb 2026 18:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas yang tertib dan berintegritas.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai Barat, Gabriel Bagung, menyampaikan, stabilitas harga dan kenyamanan bertransaksi menjadi faktor penting dalam mendukung reputasi daerah wisata. Ia mengingatkan para pelaku usaha, agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kenyamanan berbelanja, keamanan pangan, serta citra positif Manggarai Barat sebagai daerah wisata yang tertib dan berintegritas,” ujar Gabriel dalam keterangannya kepada RRI Labuan Bajo, Kamis 12 Februari 2026.

Satgas Pangan yang dibentuk berdasarkan Keputusan Badan Pangan Nasional Tahun 2026 tersebut, mengedepankan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Tim ini diketuai oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Manggarai Barat, dan melakukan pengawasan menyeluruh, mulai dari distributor hingga pengecer.

Lebih lanjut, Gabriel mengatakan, sejumlah tantangan distribusi kerap muncul, terutama akibat faktor cuaca. Salah satunya terjadi pada pasokan cabai yang didatangkan dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski demikian, pemerintah memastikan sebanyak 16 komoditas bahan pokok lainnya tetap berada dalam kisaran harga yang wajar dan terjangkau.

Sebagai daerah yang menjadi perhatian nasional dan internasional, Labuan Bajo dituntut memiliki tata niaga yang sehat dan transparan. Karena itu, Satgas Pangan juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang agar tidak menjual barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, masyarakat dan pelaku industri pariwisata diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran harga juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasar.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Dengan langkah pengawasan yang terintegrasi, pemerintah optimistis Labuan Bajo tetap menjadi daerah yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan, khususnya menjelang puncak kunjungan selama libur Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....